Polisi Buka Pemblokiran Jalan Trans Huamual, Masyarakat Iha Kecam Tindakan Provokatif

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 07:19 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– KEJADIAN Pemalangan jalan lintas di kawasan kecamatan Huamual kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ramai-ramai dikecam sejumlah warga negeri Iha. Kecaman itu menyusul adanya jejak yang ditinggalkan Orang Tidak Dikenal (OTK) yang menuliskan nama negeri Iha di tempat kejadian.

Kecaman sejumlah warga negeri berteong Ama Iha Ulupia itu secara terbuka disampaikan di akun media sosial Facebook.

Salah Satu akun Facebook Lutfi Mazhab Pattisahusiwa menulis ketidak puasannya seraya membagikan postingan akun Ahmad Jalal.

“Pak KAPOLSEK HUAMUAL TOLONG USUT PEMBLOKIRAN JALAN LUHU-KAMBELU ITU SAMPE TUNTAS. SEBAB PEMBLOKIRAN JALAN ADA INDIKASI OKNUM YANG MENULIS NAMA NEGERI AMA IHA ITU. JANGAN SAMPAI PUBLIK MENILAI BAHWA MASYARAKAT IHA YG MELAKUKAN PEMBLOKIRAN JALAN,” tulis Lutfi.

Terpantau pula dalam postingan Ahmad Jalal di grup Menjaring Bupati SBB, sejumlah akun meluapkan kekecewaan atas tindakan yang merugikan mobiltas warga dan memicu gangguan Kamtibmas di SBB.

Baca Juga :  Langkah Panjang, Senyum Hangat: Gubernur Maluku Menenun Ikatan Iman di Bacan

“Kalau palang, palang jua, mau pake fitnah bawa orang pung kampung nama lai. Biar mau tulis orang lain kampung pung nama lai, masyarakat dusun sabalah sudah tau kalau perbuatan ini sapa…,” tulis akun Asifullah Siauta Kaisupy.

Akun Loehoelima Lisaholet berkomentar “Tulisan itu ee akang kaya seng enak dihati ka … Maaf ee katong orang Iha masih waras jadi jang bawa katong pung nama kampong.”

Polsek Huamual Bergerak

Perihal itu, Kapolsek Huamual Ipda. Salim Balami dikonfirmasi mengakui adanya insiden pemalangan jalan. Pemalangan oleh orang tak dikenal itu dengan menghamburkan batu ukuran besar dengan jumlah banyak di bebrapa titik sepanjang jalan trans Huamual kawasan gunung malintang. Bukan hanya batu, batang pohon besar pun direbahkan melintang menutupi arus penghubung negeri Luhu ke 19 Dusun dan sebaliknya.

“Pada hari Jumat tanggal 29 November 2024 telah terjadi Aksi Pemalangan jalan trans Huamual (Penghubung Dusun Petuanan dengan Desa Luhu) dengan Mengunakan Batu dan Batang Kayu yang dilakukan oleh OTK,” akui Kapolsek kepada media ini.

Lanjut dikatakan, psca menerima informasi tersebut pada pukul 07.25 WIT dirinya dampingi Wadan kie Brimob Kie 2 Den B IPDA HASAN PATTY bersama personil Brimob Kie 2 Den B dan personil Polsek Huamual turun di TKP selanjutnya membuka pemalangan akses jalan dan jembatan yang dilakukan oleh OTK.

Kapolsek mengakui, saat ini akses Jalan dan jembatan yang di palang oleh OTK sudah dibuka dan dapat dilalui oleh pengendara roda dua maupun roda empat.

“Adapun aksi Pemalangan di duga di lakukan oleh OTK yang sengaja ingin memprovokasi keadaan yang aman dan kondusif pasca Pencoblosan Pilkada yg berlangsung aman dan damai

.Diperkirakan akses pemalangan yang dilakukan oleh OTK dilakukan pada malam hari,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru