Ambon, Maluku — Gelaran Nyawa City Music (NCM) Volume 3 kembali digelar dengan penuh energi di Kota Ambon, berkolaborasi dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku.
Event bulanan yang mengusung semangat hip-hop ini bukan sekadar panggung hiburan, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi generasi muda dalam mengangkat wajah Ambon sebagai City of Music yang hidup dan dinamis.
Digagas oleh para pelaku hip-hop lokal—Mr. E, Felisch, Edwin T, dan rekan-rekan komunitas—NCM hadir sebagai bentuk konsistensi dalam membangun ekosistem musik urban di Ambon.
Melalui panggung ini, semangat kolaboratif tumbuh, mempertemukan kreativitas dengan identitas lokal yang kuat.
Wajah progresif KNPI Maluku di bawah kepemimpinan Bung Arman pun semakin terlihat nyata.
Organisasi kepemudaan ini tak hanya hadir sebagai simbol, tetapi aktif terlibat dalam mendukung gerakan seni dan budaya, seperti NCM.
Wakil Ketua KNPI Bidang Seni dan Pengembangan Komunitas, Bung Amin, yang menjadi motor penggerak kolaborasi ini, menyampaikan harapannya agar NCM terus berlanjut ke volume-volume berikutnya.
Ia menekankan pentingnya dukungan lebih konkret dari pemerintah terhadap ruang-ruang ekspresi seperti ini.
“NCM bukan hanya tentang hip-hop. Ini tentang seni pemuda, dan bagaimana budaya Maluku bisa dipresentasikan dalam bentuk yang relevan dan dekat dengan generasi muda,” ungkap Bung Amin.
Lebih dari sekadar pertunjukan musik, NCM menjadi bukti bahwa para pelaku seni muda di Ambon mampu mengelola event secara mandiri dan profesional. KNPI pun menyatakan komitmennya untuk terus membersamai komunitas seni dan budaya di Maluku dalam berbagai bentuk kolaborasi yang membangun.***







































































Discussion about this post