Ambon, Maluku– Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VIII Pemuda Muhammadiyah Provinsi Maluku resmi dibuka di Aula Ashari Al-Fatah Ambon, Senin (14/7/2025). Mengusung tema “Visi Pemuda Negarawan Untuk Maluku Berkemajuan”, forum lima tahunan ini diharapkan melahirkan gagasan segar untuk kemajuan daerah.
Pembukaan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie, yang hadir mewakili Gubernur Maluku. Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sadali, Pemuda Muhammadiyah didorong untuk mengambil peran lebih strategis sebagai motor penggerak pembangunan.
“Kita butuh pemuda yang bukan hanya cerdas dan kritis, tapi juga punya jiwa kenegarawanan — yang bisa berpikir untuk masa depan Maluku dan Indonesia,” ujar Sadali.
Ia menegaskan bahwa era hari ini adalah momentum bagi generasi muda untuk tampil memimpin perubahan. Spirit kenegarawanan, kata Sadali, bukan hanya soal jabatan, tapi soal keberanian memikul tanggung jawab, menjaga nilai, dan melahirkan solusi nyata.
“Jadilah pemuda yang bisa berinovasi, berjejaring, dan memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang. Pemerintah terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi pemuda seperti Muhammadiyah,” tegasnya.
Sekda juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Karena itu, diperlukan kader pemuda yang tak hanya unggul secara intelektual, tapi juga tangguh dalam menghadapi dinamika zaman.
“Kembangkan kapasitas, tingkatkan kompetensi, dan jadikan Muswil ini sebagai titik tolak untuk memperkuat posisi Pemuda Muhammadiyah dalam pembangunan daerah,” katanya.
Muswil ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku, serta seluruh peserta Muswil dari berbagai kabupaten/kota di Maluku.
Di akhir sambutannya, Sadali menekankan satu pesan penting:
“Ini zamannya kalian. Generasi muda bukan lagi sekadar pelengkap. Kalian adalah penentu arah masa depan daerah dan bangsa ini.”***







































































Discussion about this post