Piru, Maluku— Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui peningkatan produksi padi dan pangan lokal. Hal ini disampaikan dalam acara Panen Raya Padi di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Kamis (4/9). Panen raya langsung dipimpin Bupati SBB, Ir. Asri Arman.
Mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Asisten I Setda Provinsi Maluku, Djalalulidin Salampessy, menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan bukti kerja keras kelompok tani dan penyuluh pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Panen raya hari ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” ujar Salampessy membacakan sambutan Gubernur Lewerissa.
Menurut data Pemprov Maluku, realisasi luas tambah tanam padi periode Januari–Agustus 2025 telah mencapai 16.551 hektar atau 75 persen dari target. Sementara itu, pada September ini ditargetkan tambahan tanam seluas 5.492 hektar. Pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan pangan lokal seperti sagu, jagung, sukun, ubi kayu, dan hotong untuk menekan ketergantungan masyarakat Maluku terhadap beras, yang kerap memicu inflasi pangan.
Selain itu, distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) oleh Bulog Maluku–Maluku Utara bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri dinilai sangat membantu mengendalikan harga beras di tingkat masyarakat. “Saya memberikan apresiasi kepada Bulog yang mendukung penyerapan gabah dan beras hasil panen petani di Maluku,” tegas Gubernur dalam sambutan tersebut.
Gubernur juga mengajak Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai salah satu sentra produksi pangan Maluku untuk mempercepat perluasan tanam padi sawah dan gogo. Ia berharap para petani, penyuluh pertanian, dan petugas lapangan terus meningkatkan produksi pangan demi mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
“Mari katong wujudkan Maluku mandiri pangan, Par Maluku Pung Bae,” tutupnya.
Acara panen raya ini dihadiri Wakil Bupati Seram Bagian Barat, Selfinus Kainama. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Maluku Dapil Seram Bagian Barat, anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, Ketua TP-PKK Kabupaten Seram Bagian Barat, Ny. Yeni Rosbayani Asri, serta para kelompok tani Gapoktan Desa Waimital dan masyarakat setempat. ***






































































Discussion about this post