Ambon, Maluku– Kota Ambon menapaki usia ke-450 tahun pada 7 September 2025. Momentum bersejarah ini diperingati dengan upacara resmi di Lapangan Merdeka, Senin (8/9/2025), yang dipimpin Wali Kota Ambon sekaligus Upulatu Kota Ambon, Bodewin Wattimena.
Dalam sambutannya, Wattimena menekankan bahwa usia panjang Kota Ambon bukan sekadar angka, melainkan bukti perjalanan panjang yang ditempa oleh sejarah, perjuangan, dan kebersamaan para leluhur.
“Empat setengah abad adalah perjalanan yang luar biasa. Peringatan ini bukan hanya perayaan, tetapi juga wujud syukur atas berkat Tuhan dan penghormatan bagi mereka yang telah meletakkan dasar kota ini. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan dan memperkuat warisan itu,” ujarnya.
Upulatu Kota Ambon mengingatkan bahwa kemajuan kota hanya bisa dicapai bila masyarakat tetap menjunjung tinggi persatuan dan semangat hidup orang basudara.
Ia mengajak seluruh warga untuk menolak perpecahan dan provokasi, serta menjaga harmoni lintas agama, suku, dan golongan.
“Ambon akan kuat bila kita saling menopang. Jangan biarkan perbedaan menjadi jurang, tetapi jadikan sebagai kekayaan. Mari bergerak bersama membangun Ambon yang maju, damai, dan setara dengan kota-kota lain di Indonesia,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah provinsi, aparat keamanan, akademisi, tokoh agama, pemuda, perempuan, hingga media—yang dianggap telah menjadi mitra strategis pembangunan.
Selain itu, Wattimena memberi salam khusus bagi umat Muslim yang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, serta jemaat Gereja Protestan Maluku yang pada waktu bersamaan memperingati HUT ke-90.
Momentum HUT ke-450 ini, menurutnya, menjadi awal dari babak baru pembangunan daerah. Pemerintah Kota Ambon berkomitmen menjalankan agenda pembangunan lima tahun ke depan dengan menekankan nilai kebersamaan, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Ambon sudah melewati perjalanan sejarah yang panjang. Kini saatnya kita wujudkan Ambon yang semakin baik melalui kerja sama, disiplin, dan kepedulian dari setiap warga,” pungkas Upulatu Kota Ambon.***







































































Discussion about this post