Ambon, Maluku— Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Zest Hotel Ambon yang resmi diluncurkan melalui Grand Opening pada Kamis, 11 Desember 2025.
Hotel bintang 2 yang berada di bawah pengelolaan Swiss-Belhotel International ini dinilai dapat memperkuat sektor pariwisata dan bisnis di Kota Ambon yang terus berkembang.
Zest Hotel Ambon hadir dengan konsep modern, segar, dan dinamis, menyasar wisatawan milenial hingga pelaku perjalanan yang membutuhkan akomodasi nyaman dan terjangkau.
Cluster General Manager Swiss-Belhotel & Zest Hotel Ambon, Yudi Meidiyanto, mengatakan hotel ini menjadi bagian dari perluasan portofolio Swiss-Belhotel International di kawasan Timur Indonesia. Nama “Zest”, yang terinspirasi dari kesegaran lemon dan jeruk, digunakan untuk menggambarkan desain hotel yang energik.
Hotel tersebut menyediakan 113 kamar berstandar internasional, lima ruang rapat, satu ballroom berkapasitas 250 orang, serta Skylone Bar, rooftop bar modern yang menawarkan pilihan hidangan Mediterania, internasional, Asia, dan menu lokal.
Meski berstatus bintang 2, manajemen memastikan standar kebersihan, pelayanan, serta kualitas makanan dan minuman setara hotel berbintang lebih tinggi.
Acara Grand Opening berlangsung meriah dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Maluku, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Dr. Achmad Jais Ely.
Membacakan sambutan Gubernur, Ely menyampaikan apresiasi kepada manajemen Zest Hotel serta seluruh pihak yang berperan dalam pembangunan hingga operasional hotel tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada General Manager beserta seluruh jajaran Zest Hotel. Semoga kehadiran hotel ini menjadi pilihan utama bagi wisatawan dan pelaku bisnis yang datang ke Maluku,” ujar Ely.
Ia menegaskan bahwa Zest Hotel merupakan bagian penting dalam upaya memperkuat destinasi pariwisata Maluku, khususnya di Kota Ambon yang kini semakin siap menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan lokal, nasional, dan internasional.
Pertumbuhan fasilitas akomodasi modern seperti Zest Hotel, kata Ely, menunjukkan meningkatnya kemampuan Ambon dalam bersaing sebagai kota tujuan wisata.
“Kehadiran Zest Hotel sangat mendukung pengembangan pariwisata Maluku ke arah yang lebih maju dan kompetitif,” jelasnya.
Dalam sambutan itu, Ely juga menyampaikan pesan Gubernur kepada manajemen dan seluruh karyawan Zest Hotel agar terus menjaga standar layanan.
“Kami berharap Zest Hotel mampu menghadirkan pelayanan prima, keramahan khas Maluku, serta pengalaman menginap yang berkesan bagi setiap tamu,” ujarnya.
Menurut Ely, Pemprov Maluku akan terus memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga fasilitas seperti Zest Hotel dapat memberikan dampak berkelanjutan, mulai dari penciptaan lapangan pekerjaan hingga kolaborasi bersama pelaku usaha lokal.
“Dengan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa, Grand Opening Project Zest Hotel secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, sebelum peresmian, manajemen telah membangun branding melalui konten organik di media sosial.
Ke depan, Zest Hotel Ambon akan memperkuat strategi promosi bekerja sama dengan influencer, food blogger, serta media lokal dan nasional.
Agenda khusus pembukaan Skylone Bar dan pengembangan konten kuliner juga disiapkan untuk meningkatkan engagement wisatawan.
Managemen Zest Hotel Ambon berkomitmen memperkenalkan kuliner Ambon ke tingkat internasional melalui menu tematik khas daerah, konten digital, dan kolaborasi dengan komunitas kuliner.
Dengan meningkatnya kunjungan wisata ke Ambon, termasuk dari Belanda dan sejumlah negara lain, Swiss-Belhotel melihat potensi besar yang masih dapat dikembangkan di Bumi Raja Raja, Maluku. ***







































































Discussion about this post