Ambon, Maluku– Pulau Ambon dilanda musibah angin kencang pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 09.10 WIT. Hembusan angin ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di beberapa wilayah.
Salah satu rumah warga yang terdampak berada di Negeri Hitumessing, Kecamatan Leihitu.
Kerusakan yang ditimbulkan akibat angin kencang ini bersifat material, mulai dari bagian atap rumah yang terlepas hingga struktur bangunan yang mengalami kerusakan.
Meski tidak dilaporkan adanya korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kepanikan dan kesulitan bagi warga terdampak, terutama dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Menanggapi musibah tersebut, Raja Negeri Hitumessing, H. Ali Slamat, SE., M.Si., menunjukkan kepedulian sosial dengan bergerak cepat turun langsung ke lokasi kejadian.
Kehadiran Raja di tengah warga menjadi bentuk empati dan perhatian pemerintah negeri terhadap kondisi masyarakatnya.
Ia berdialog langsung dengan warga korban musibah, meninjau kondisi rumah yang rusak, serta memberikan dukungan moril agar warga tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.
Dalam kesempatan tersebut, Raja H. Ali Slamat menegaskan bahwa pemerintah negeri tidak akan tinggal diam terhadap setiap musibah yang menimpa warganya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bergotong royong membantu warga terdampak, sebagai wujud solidaritas dan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi jati diri masyarakat Negeri Hitumessing.
Selain itu, pemerintah negeri turut melakukan pendataan awal terhadap kerusakan yang terjadi sebagai dasar untuk langkah-langkah penanganan lanjutan.
Upaya koordinasi dengan pihak terkait juga akan dilakukan guna memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan yang layak dan tepat sasaran.
Raja Negeri Hitumessing juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, mengingat kondisi alam yang tidak menentu. Warga diharapkan dapat segera melaporkan kepada pemerintah negeri apabila terjadi kejadian serupa, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
Melalui respons cepat dan pendekatan sosial yang humanis ini, pemerintah Negeri Hitumessing berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga saat warga menghadapi musibah dan kesulitan.***



































































Discussion about this post