Ambon, Maluku,- Nama Robert Sapulette mulai diperbincangkan di kalangan pemuda dan aktivis sebagai figur birokrat yang dinilai memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan Sekretaris Kota (Sekot) Kota Ambon.
Julukan “sang medioker pemuda” yang disematkan kepadanya bukan dalam makna negatif, melainkan sebagai simbol kerendahan hati dan kesediaan bekerja tanpa banyak sorotan.
“Di tengah dinamika tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks, Ambon membutuhkan sosok administrator yang memahami ritme birokrasi sekaligus peka terhadap persoalan masyarakat,” ujar Salidin, dalam rilis yang diterima media ini, Senin (02/03/2026).
Menurutnya, figur Sekot tidak cukup hanya piawai dalam administrasi, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi.
Robert disebut memiliki pengalaman teknis dan kemampuan koordinatif yang mumpuni, terutama dalam menjembatani komunikasi antar-OPD. Ia dinilai disiplin, responsif, serta terbuka terhadap kritik.
“Ambon butuh figur yang bekerja tenang, bukan sekadar tampil,” tegas Salidin.
Ia menilai karakter kepemimpinan yang tidak berlebihan justru menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga stabilitas internal pemerintahan.
Selain itu, Robert dinilai memiliki rekam jejak komunikasi yang baik lintas OPD serta pendekatan humanis terhadap aparatur. Ia dianggap mampu menjadi figur penyeimbang dalam dinamika politik dan birokrasi, tanpa terjebak dalam tarik-menarik kepentingan.
Salidin menambahkan bahwa kriteria Sekot ideal bukan hanya soal popularitas, tetapi juga integritas, pengalaman, dan kemampuan manajerial.
“Kalau ukurannya profesionalisme dan konsistensi kerja, Robert termasuk figur yang patut dipertimbangkan,” ujarnya.
Meski demikian, penentuan jabatan Sekot tetap menjadi kewenangan kepala daerah melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku. Publik berharap proses seleksi berjalan transparan dan mengedepankan prinsip profesionalitas.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, dukungan terhadap Robert Sapulette sebagai Sekot Kota Ambon terus menguat. Waktu dan proses akan membuktikan apakah ia benar-benar dipercaya untuk mengemban tanggung jawab strategis tersebut.*







































































Discussion about this post