Curhatan Ummu Zahra Warga Huamual: Trauma Konflik Lama Kembali Terngiang Menjelang Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 20:26 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– Menjelang datangnya hari raya Idul Fitri, keresahan sebagian warga di wilayah Kecamatan Huamual kembali mencuat.

Kekhawatiran itu muncul seiring beredarnya isu-isu konflik yang dinilai mengingatkan warga pada tragedi bentrok antar kampung yang pernah terjadi lebih dari satu dekade silam.

Pantauan media di media sosial Facebook pada akun bernama Ummu Zahra, memperlihatkan sebuah curahan hati yang menyentuh dan menyita perhatian banyak warganet.

Dalam status pribadinya, Ummu Zahra mengungkapkan kegelisahannya terkait isu konflik yang kembali beredar menjelang Lebaran.

Dalam unggahannya, ia menceritakan trauma mendalam akibat tragedi konflik yang terjadi sekitar 12 tahun lalu.

Peristiwa itu meninggalkan luka yang hingga kini masih ia rasakan, karena sang suami menjadi korban sehingga anaknya harus tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah sejak masih dalam kandungan.

Ummu Zahra menegaskan bahwa tulisannya bukan untuk memicu perdebatan ataupun memperkeruh suasana.

Baca Juga :  UIN AM Sangadji Ambon dan Pemkab Seram Bagian Timur Teken MoU, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah

Ia menyampaikan pesan tersebut semata sebagai pengingat bagi semua pihak—baik yang dianggap kawan maupun lawan—agar tidak lagi membiarkan ego sekelompok orang menyeret masyarakat luas ke dalam penderitaan yang sama.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap konflik selalu meninggalkan korban yang bukan hanya mereka yang terlibat langsung, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan.

Menurutnya, sering kali satu orang menjadi korban atas nama negeri atau kampung, namun setelah itu keluarga yang ditinggalkan harus menghadapi kenyataan pahit tanpa banyak perhatian.

Dalam curahan hatinya, Ummu Zahra menuturkan bagaimana beratnya kehidupan seorang anak yang tumbuh tanpa ayah sejak lahir.

Ia menggambarkan perjuangan seorang ibu yang harus merantau jauh demi mencari nafkah agar anaknya tetap bisa hidup layak. Karena itu, ia berharap tragedi serupa tidak lagi dialami oleh anak-anak lain di masa depan.

Baca Juga :  Hendrik Lewerissa Tegaskan Hubungan dengan Wakil Gubernur Solid: “Isu Keretakan Itu Hanya Spekulasi”

Lebih jauh, ia menyindir bahwa ketika konflik terjadi, banyak pihak hanya memberikan simpati sesaat.

Namun setelah itu, keluarga korban sering kali dibiarkan menghadapi kesulitan sendiri. Hal tersebut menurutnya menjadi alasan kuat mengapa masyarakat harus menghentikan siklus konflik yang merugikan semua pihak.

Sebagai penutup, Ummu Zahra mengajak masyarakat untuk menahan diri dan menjaga kedamaian antar kampung.

Ia bahkan menyampaikan secara satir bahwa jika ada yang ingin “adu otot”, sebaiknya dilakukan di tempat lain, bukan dengan sesama saudara di negeri sendiri.

Hingga satu hari setelah diunggah, status tersebut telah dibagikan lebih dari seratus kali dan mendapat ratusan respons berupa tanda suka serta emoji empati dari warganet.

Banyak pengguna media sosial turut menyampaikan dukungan dan harapan agar masyarakat tetap menjaga kerukunan.

Menariknya, unggahan itu juga disertai tagar ajakan damai seperti #stopkonfliktetangga dan #hiduprukunlebebae, yang menggambarkan harapan agar masyarakat di Kecamatan Huamual dapat menyambut Idul Fitri dengan suasana aman, rukun, dan penuh persaudaraan.***

Berikut postingan aslinya dapat dibaca disini :

Tangkap Layar Status Facebook

https://www.facebook.com/share/p/1AqbiqwYoS/https://www.facebook.com/share/p/1AqbiqwYoS/

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT