SK KNPI Yuslan Bermasalah, Sekretaris DPD KNPI Provinsi Maluku Menolak Menandatangani SK

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:41 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Polemik terkait Surat Keputusan (SK) kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tengah kembali mencuat.

Kali ini, sorotan tertuju pada SK kepengurusan yang dipimpin Yuslan setelah muncul informasi bahwa Sekretaris DPD KNPI Provinsi Maluku, Crisno Rikumahu, belum membubuhkan tanda tangan pada dokumen tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan, belum ditandatanganinya SK tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan terkait proses penerbitan dan mekanisme administrasi organisasi yang dijalankan oleh DPD KNPI Maluku.

Sejumlah kalangan menilai tanda tangan sekretaris merupakan bagian penting dalam aspek administrasi dan legalitas organisasi. Karena itu, ketidakhadiran tanda tangan tersebut berpotensi memunculkan perdebatan di internal KNPI maupun di kalangan organisasi kepemudaan yang berhimpun di bawah KNPI.

Menurut sejumlah pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Maluku Tengah, seperti KAMMI, LMND, dan GPI, terdapat perbedaan pandangan terkait prosedur maupun substansi penerbitan SK kepengurusan tersebut.

Mereka menilai proses penetapan dan pengesahan SK diduga tidak melalui mekanisme organisasi secara optimal dan lebih banyak dipengaruhi oleh keputusan Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean.

Ketua LMND Maluku Tengah, misalnya, menegaskan bahwa KNPI sebagai organisasi besar seharusnya memiliki mekanisme yang jelas dan dijalankan sesuai aturan organisasi yang berlaku.

“Organisasi sebesar KNPI mestinya memiliki mekanisme yang jelas dan taat terhadap peraturan organisasi, bukan berdasarkan kehendak individu tertentu,” ujarnya. Pada media ini, Sabtu (30/05/2026)

Lebih lanjut, sejumlah pimpinan OKP mengaku telah melayangkan surat mosi tidak percaya kepada DPP KNPI di Jakarta. Surat tersebut berisi permintaan agar DPP melakukan evaluasi terhadap proses penetapan kepengurusan KNPI Maluku Tengah yang dinilai dilakukan secara sepihak.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Bahas Portal Satu Data dan Penguatan Publikasi Bersama Kominfo

“Kami sudah menyampaikan surat mosi tidak percaya kepada DPP KNPI dan saat ini sedang berproses,” kata mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Yuslan maupun Sekretaris DPD KNPI Maluku, Crisno Rikumahu, terkait alasan belum ditandatanganinya SK tersebut.

Sejumlah pemerhati organisasi kepemudaan menilai transparansi serta kepatuhan terhadap aturan organisasi menjadi faktor penting untuk menjaga kredibilitas KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai elemen pemuda.

Mereka berharap perbedaan pandangan yang muncul dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang konstitusional dan sesuai ketentuan yang berlaku.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri
Dukung Langkah Kodam XV/Pattimura, GEMA – MA Tekankan Penataan Yang Taat Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:38 WIT

Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT