Jakarta, — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), sebanyak lima bakal calon ketua umum (balontum) resmi mengambil formulir pendaftaran hingga batas akhir pada 12 April 2026.
Sekretariat Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI menyatakan, kelima kandidat tersebut merupakan kader internal terbaik yang telah memiliki rekam jejak kepemimpinan di berbagai level organisasi.
Adapun lima nama yang telah mengambil formulir calon Ketua Umum BPP HIPMI masa bakti 2026–2028 adalah:
Pertama, Anthony Leong yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Sinergi Danantara dan BUMN serta Ketua Satgas Hilirisasi dan Pengembangan Usaha BPP HIPMI. Ia juga merupakan alumni (IKAL) Diklatnas Lemhanas HIPMI angkatan ke-5.
Kedua, Reynaldo Bryan yang menjabat sebagai Bendahara Umum BPP HIPMI dan merupakan IKAL Diklatnas Lemhanas HIPMI angkatan ke-6.
Ketiga, Ade Jona Prasetyo, Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Utara periode 2021–2025, serta alumni Diklatnas Lemhanas HIPMI angkatan ke-6.
Keempat, A. Afifuddin Suhaeli Kalla yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang ESDM, Lingkungan Hidup, dan Kehutanan BPP HIPMI serta pernah memimpin BPD HIPMI Jaya periode 2017–2021. Ia merupakan IKAL Diklatnas Lemhanas HIPMI angkatan ke-5.
Kelima, William Heinrich, Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat periode 2021–2025 yang juga menjabat sebagai Ketua IKAL Diklatnas Lemhanas HIPMI angkatan ke-6.
Munas HIPMI XVIII menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menentukan arah kepemimpinan dan strategi pengembangan pengusaha muda nasional ke depan.
Sejumlah media nasional seperti Bisnis Indonesia, Kontan, dan Antara dalam beberapa tahun terakhir menyoroti peran strategis HIPMI dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi nasional, khususnya di sektor hilirisasi dan UMKM.
Selain itu, pemberitaan dari CNBC Indonesia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan HIPMI dalam menjawab tantangan ekonomi global dan transformasi digital.
Dengan munculnya lima kandidat tersebut, dinamika pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI diperkirakan akan berlangsung kompetitif hingga pelaksanaan Munas XVIII mendatang.***








































































Discussion about this post