Ambon, Maluku– Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, menegaskan pentingnya inovasi pendidikan dan penguatan ketahanan ekonomi sebagai fondasi percepatan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Dies Natalis ke-56 Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti) di Kampus Poka, Ambon, Kamis (16/4/2026).
Dalam sambutannya, Wagub menyebut perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan di Maluku.
Ia mengapresiasi kontribusi Fakultas Teknik Unpatti yang selama 56 tahun telah melahirkan lulusan berkualitas dan berdaya saing.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus ditopang inovasi berkelanjutan di sektor pendidikan. Upaya ini dinilai penting untuk mengejar ketertinggalan pembangunan sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Selain itu, Wagub menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi.
Ia mengingatkan, gangguan keamanan berpotensi menghambat distribusi barang dan jasa yang berdampak langsung pada inflasi dan kesejahteraan masyarakat.
“Ketahanan sosial perlu dibangun tidak hanya melalui pendekatan keagamaan, tetapi juga perspektif ekonomi. Stabilitas akan menjaga rantai pasok dan mendukung pertumbuhan,” ujarnya.
Wagub juga menyoroti besarnya kontribusi sektor pendidikan terhadap ekonomi daerah. Dengan estimasi sekitar 100 ribu mahasiswa di Maluku, perputaran ekonomi dari aktivitas mahasiswa diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun hingga Rp2,4 triliun per tahun.
Karena itu, pemerintah mendorong perguruan tinggi di Maluku terus meningkatkan kualitas dan inovasi agar mampu menarik dan mempertahankan mahasiswa lokal, sehingga dampak ekonomi tetap berputar di daerah.
Kepada mahasiswa, Wagub mengingatkan agar tidak terpaku pada orientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dirinya mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi di sektor produktif seperti kewirausahaan dan pertanian modern.
“Peluang di luar ASN sangat terbuka. Pendidikan teknik harus mampu melahirkan inovator dan pelaku usaha yang berkontribusi bagi pembangunan,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Ambon, pimpinan Universitas Pattimura, unsur BUMN, serta sivitas akademika Fakultas Teknik Unpatti.***








































































Discussion about this post