Akses Jalan Tamilouw–Haya Kembali Normal Usai Penanganan Darurat Jembatan Wai Totun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:14 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Masohi, Maluku— Akses transportasi pada ruas jalan penghubung Tamilouw–Haya di Kabupaten Maluku Tengah kini kembali normal, menyusul selesainya penanganan darurat pada Jembatan Wai Totun yang sempat terputus akibat cuaca ekstrem pada Selasa (5/8).

Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol, menjelaskan bahwa jembatan tersebut sempat tidak dapat dilalui karena terjangan arus sungai yang meningkat drastis akibat hujan deras yang mengguyur Pulau Seram selama sepekan terakhir.

“Jembatan Wai Totun sudah kembali dapat dilintasi sejak pukul 19.30 WIT tadi malam. Tim kami bekerja sepanjang malam untuk memastikan akses masyarakat dapat segera pulih,” ujar Leuwol saat dikonfirmasi pada Rabu (6/8).

Baca Juga :  Loilatu Ditunjuk Pimpin DPD KNPI Buru Selatan

Ia menambahkan, tim teknis dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah insiden terjadi untuk melakukan perbaikan secara cepat. Selain fokus pada perbaikan jembatan, BPJN juga menangani dampak lain akibat cuaca ekstrem.

“Selain Jembatan Wai Totun, kami juga melakukan pembersihan material longsor dan genangan banjir pada ruas jalan nasional Tehoru–Laimu,” jelasnya.

Leuwol menegaskan bahwa pihaknya tetap siaga menghadapi potensi gangguan infrastruktur di Pulau Seram, mengingat banyaknya aliran sungai besar yang berpotensi menyebabkan banjir dan longsor.

“Kami terus menyiagakan alat berat di beberapa titik rawan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kesabaran dan kerja sama selama proses penanganan berlangsung.

“Seluruh ruas jalan dan jembatan yang sebelumnya terdampak kini telah dapat diakses kembali,” tutup Leuwol.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru