Ambon, – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Maluku menggelar kegiatan pelatihan bertajuk “Kelas Kecerdasan Artifisial – AI Goes to School” yang ditujukan kepada para guru SMA/SMK se-Provinsi Maluku.
Agenda ini berlangsung di Hotel Golden Palace, Ambon, pada Rabu (6/7/2025), dan terselenggara atas kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Program AI Goes to School merupakan inisiatif nasional yang didukung oleh Asian Venture Philanthropy Network (AVPN). Program ini dirancang untuk mendampingi sebanyak 10.000 guru di 40 kota selama 18 bulan ke depan, agar mampu mengadopsi dan memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam kegiatan pembelajaran dan tugas keseharian sebagai pendidik.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa para guru tidak hanya memahami konsep dasar AI, tetapi juga dapat menggunakannya secara praktis untuk meningkatkan kualitas pengajaran, efisiensi administrasi, serta mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan personal,” ujar Roesda Leikawa Ketua Mafindo Maluku kepada wartawan.
Dikatakan, meski pada pelatihan kali ini difokuskan untuk guru SMA/SMK sederajat, program ini juga menjangkau guru dari berbagai jenjang pendidikan lainnya seperti PAUD, SD, SMP/MTs, hingga SMA/MA, sebagai bagian dari upaya mendorong literasi digital dan kesiapan teknologi di sektor pendidikan secara merata.
Mafindo Maluku dalam program ini kata Roesda, dapat menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, khususnya di wilayah-wilayah yang masih minim akses terhadap pelatihan teknologi digital.
“Tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, kolaboratif, dan tanggap terhadap perkembangan teknologi global,” pungkasnya berharap.***







































































Discussion about this post