Ambon, Maluku– Polres Seram Bagian Barat melanjutkan pelaksanaan Operasi Zebra Salawaku 2025 memasuki hari ketiga. Kegiatan diawali dengan analisa dan evaluasi (Anev) yang dipimpin Kepala Satgas Preventif, IPDA F. Sebastian.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan operasi secara profesional dengan mengedepankan satuan lalu lintas serta menjaga pendekatan humanis. Penindakan tilang, ditegaskannya, hanya dilakukan oleh perwira dan terbatas pada pelanggaran berat.
Usai Anev, personel mengikuti apel pengecekan kesiapan. Arahan diberikan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana operasi, termasuk sosialisasi di SMP Kristen Piru dan pelaksanaan operasi di depan SMA Negeri 3 SBB.
Personel juga diminta menjaga kekompakan serta memberikan teguran secara santun di lapangan.
Pada sesi sosialisasi, Sat Lantas Polres SBB memberikan edukasi ketertiban dan keselamatan berlalu lintas kepada siswa SMP Kristen Piru.
Materi yang disampaikan meliputi batas usia mengemudi, kewajiban memiliki SIM, penggunaan helm, serta pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Pelajar juga dihimbau untuk meneruskan informasi tersebut kepada keluarga di rumah.
Satgas Preventif selanjutnya menggelar operasi di depan SMA Negeri 3 SBB, kemudian dilanjutkan sosialisasi kepada komunitas ojek di Perempatan Pasar Malam Piru.
Operasi Zebra Salawaku 2025 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025.
Pada hari ketiga, hasil pelaksanaan operasi tercatat tiga teguran dengan nihil tilang. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan kondusif.***







































































Discussion about this post