Jakarta, — Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terpilih, Fachri Husni Alkatiri-Muhammad Miftah Thoha Rumarey Wattimena menggelar acara silaturahmi dan ramah tamah jelang pelantikan.
Acara tersebut berlangsung di Hotel Santika Premiere di jalan Hayam Wuruk Jakarta, Selasa (18/2/2025) malam.
Bupati SBT terpilih Fachri Husni Alkatiri dalam sambutannya mengatakan, perjuangan untuk menjadi Bupati dan Wabup SBT tidak mudah, sebab banyak tantangan yang dihadapi.
Meski begitu, dia sangat bersyukur lewat keputusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK-RI) pada 5 Februari 2025 lalu telah melegahkan, sehingga pada Kamis 20 Februari 2025 nanti akan mereka dilantik bersama kepala daerah dan wakil kepala daerah lainnya oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
“Dengan perjuangan yang tidak mudah, perjuangan yang panjang, Alhamdulillah akhirnya kita sampai kepada keputusan di tanggal 5 kemarin yang melegahkan kita semua dan kurang lebih 2 hari lagi kami berdua akan dilantik oleh presiden Prabowo bersama 500 sekian lagi kepala daerah di Indonesia,” katanya.
Dirinya mengungkapkan, acara silaturahmi dan ramah tamah yang digelar ini bukan acara resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) SBT, namun ini adalah acara tim sukses.
“Saya juga ingin memastikan ini bukan acara Pemda, saya tadi baru kaget baru ada lambang segala dan foto-foto. Padahal dari awal adalah acara tim sukses Favorit, jadi tidak ada acara Pemda disini, karena saya sampai sekarang belum dilantik jadi bupati,” ungkapnya.
Pihaknya menjelaskan, acara ini sengaja dilaksanakan sebelum pelantikan lantaran menyesuaikan dengan kegiatan yang sudah dijadwal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diikuti semua kepala daerah di Magelang sehari pasca pelantikan.
Apalagi sudah banyak teman-teman tim sukses yang datang jauh-jauh ke Jakarta dengan biaya sendiri, ditambah dengan teman, saudara dan keluarga dari Bupati-Wabup yang banyak berdomisili di Jakarta.
Karena itu, dalam diskusinya dengan tim, dikhawatirkan sesudah pelantikan pada 20 Februari 2025 nanti tidak ada kesempatan silaturahmi, sehingga sengaja dilakukan acara ini lebih awal dari acara pelantikan.
“Kemendagri sudah membuat rencana awal bahwa tanggal 21 pagi jam 7 tepat semua kepala daerah yang dilantik besok itu sudah ada di Magelang. Dari awal diskusi saya dengan tim kita khawatir jangan-jangan kita tidak punya kesempatan untuk bersilaturahim setelah dilantik. Maka sengaja kita pilih malam ini untuk melakukan silaturahim sebelum kami dilantik,” tutupnya. ***







































































Discussion about this post