Ambon, Maluku– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan janji politiknya dengan memberikan insentif kepada para tuagama, marbot masjid, serta penjaga pura dan wihara di Kota Ambon. Komitmen ini disampaikan setelah memimpin apel pagi di Balai Kota Ambon pada Selasa (10/6).
Dalam keterangan yang diberikan, Bodewin menyatakan bahwa saat ini proses pendataan dan verifikasi sedang berlangsung, terutama untuk para marbot dan penjaga rumah ibadah non-gereja yang belum memiliki surat keputusan (SK) resmi dari lembaga keagamaan.
“Para tuagama sudah memiliki SK dari masing-masing gereja melalui majelis jemaat. Namun, untuk marbot dan penjaga rumah ibadah lainnya, mereka belum memiliki SK. Karena itu, kami sedang melakukan pendataan dan verifikasi data,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bodewin menyebutkan bahwa jika proses pendataan selesai tepat waktu, Pemerintah Kota Ambon berencana untuk mulai menyalurkan insentif pada pertengahan bulan Juni 2025.
“Jika data sudah lengkap, saya berharap insentif bisa mulai dibayarkan pada bulan Juni ini, tepatnya pertengahan bulan,” ujarnya.
Pemberian insentif ini, menurut Bodewin, merupakan bagian dari janji politiknya yang akan direalisasikan secara bertahap.
“Ini adalah janji politik saya yang akan segera kami wujudkan bulan ini,” tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon berharap pemberian insentif ini dapat menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi penting yang diberikan oleh para tokoh agama dan penjaga rumah ibadah dalam menjaga kerukunan dan ketertiban sosial di masyarakat.***





































































Discussion about this post