Ambon, Maluku — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Galala, Ambon, sebagai bagian dari peluncuran gerakan lingkungan bertajuk Zero Waste Warriors.
Kegiatan ini berlangsung di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) dan menjadi langkah awal dari rangkaian aksi berkelanjutan PLN UIW MMU dalam kampanye peduli lingkungan. General Manager PLN UIW MMU, Awat Tuhuloula, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial.
“Hari ini, kita tidak sekadar berkumpul untuk memungut sampah. Kita hadir di sini untuk menunjukkan bahwa kepedulian itu harus dikerjakan, bukan hanya dibicarakan,” tegas Awat dalam sambutannya.
Gerakan Zero Waste Warriors terdiri dari tiga program utama. Dimulai dari “Bottle Up”, sebuah edukasi pengelolaan sampah plastik bagi siswa sekolah, dilanjutkan dengan “Clean Up” — aksi gotong royong membersihkan area publik — yang digelar hari ini. Puncaknya akan ditandai dengan “Green Action” pada 28 Juni mendatang, berupa fashion show dari bahan daur ulang sebagai simbol kreativitas dalam mengelola sampah.
Menurut Awat, inisiatif ini mencerminkan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang diemban PLN sebagai perusahaan penyedia layanan energi.
“PLN merasa punya tanggung jawab moral, bukan hanya menyalurkan listrik hingga ke pelosok negeri, tetapi juga menyalakan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Tanpa sinergi, tak ada dampak. Tapi dengan sinergi, masa depan bisa kita bentuk ulang,” ungkapnya.
Aksi bersih pantai ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan lembaga, antara lain Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Pemerintah Negeri Galala, komunitas Moluccas Coastal Care, serta organisasi dan komunitas pecinta lingkungan lainnya. Hadir pula perwakilan dari TNI, Polri, dan anggota Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UIW MMU.
Melalui gerakan ini, PLN UIW MMU berharap dapat mendorong lebih banyak pihak untuk turut serta dalam aksi nyata pelestarian lingkungan.
“Bumi tak butuh janji besar, tapi butuh aksi nyata yang dilakukan bersama-sama,” tutup Awat.***







































































Discussion about this post