Provokasi dan Pembakaran Alat Berat PT SIM Harus Dihukum, Polres SBB Diminta Gerak Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 15:48 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku— Tindakan pembakaran dua unit alat berat (eskavator) milik perusahaan Abaka di wilayah Seram Bagian Barat dinilai sebagai tindak pidana murni dan harus diusut serta ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Demikian disampaikan oleh Yanto Lemosol, Koordinator Pemerhati Investasi Maluku, dalam pernyataan tertulisnya hari ini.

Lemosol menilai bahwa insiden ini tidak hanya merupakan pelanggaran hukum, tetapi juga mengindikasikan adanya aktor-aktor tertentu yang sengaja memprovokasi situasi.

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk tidak hanya menangkap pelaku lapangan, tetapi juga mengusut dan menindak tegas pihak-pihak yang diduga menjadi dalang di balik insiden tersebut.

“Kami menduga kuat ada pihak yang sengaja memprovokasi keadaan demi kepentingan tertentu. Aparat penegak hukum harus segera mengidentifikasi dan menangkap otak di balik peristiwa ini,” ujar Lemosol.

Ia juga menyoroti lemahnya respons dari Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Seram Bagian Barat, dalam menyikapi peristiwa ini. Menurutnya, ketidaktegasan kepala daerah dapat memicu terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Baca Juga :  Prof. Yance Serahkan Kepemimpinan IAKN Ambon kepada Dr. Elka Anakotta

“Kami meminta masyarakat sipil (civil society) untuk turut mengawal persoalan ini hingga tuntas. Ketegasan dan keadilan dalam penegakan hukum harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Lemosol menambahkan bahwa perusahaan Abaka memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) yang sah, sehingga aktivitas operasionalnya seharusnya tidak dihambat.

Ia menyerukan agar aparat kepolisian memperketat penjagaan di lokasi perkebunan dan menjamin kelancaran aktivitas perusahaan.

“Jika ada aksi-aksi masyarakat yang melanggar hukum, maka sudah menjadi tugas aparat untuk mengambil tindakan tegas. Pembiaran oleh kepala daerah hanya akan membuka ruang bagi aksi-aksi anarkis lainnya,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT