Ambon, Maluku – Ratusan kendaraan dan pengguna jalan kesulitan saat menyeberangi kawasan Sungai Ama, Desa Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Senin (4/7/2025). Kondisi ini lantaran air yang meluap dari Sungai Ama tak bisa terbendung, tinggi genangan air di atas pusar orang dewasa.
Untuk membantu pengendara dan penumpang yang melintas di kawasan tersebut, warga setempat kemudian sukarela mengangkat kendaraan roda dua dan memikul barang milik para penumpang lain yang terjebak banjir.
Menurut Novan Hehanussa saat dihubungi media ini, sore tadi, mengatakan, banyak penumpang terjebak lantaran derasnya air yang meluap dari sungai Ama.
“Iya, tadi banyak warga yang terjebak. Dan untuk melancarkan aktivitas para pengguna jalan, warga desa setempat ikut membantu mereka menyeberangi sungai dengan cara memikul kendaraan dan barang. Yang beta tahu dan lihat di lokasi seperti itu, di mana warga yang mengangkat barang dibayar secara sukarela atau sesuai kemapuan,” ungkapnya.
Menurutnya, tidak ada patokan harga bagi jasa yang membantu mengangkat barang milik para pengguna jalan untuk menuju ke seberang.
Senada, warga lain, Said Syukur mengatakan, yang dilakukan warga itu secara sukarela, tergantung para pengguna jalan mau memberi atau tidak.
“Tergantung para pengguna jalan, dong (mereka) mau memberi atau tidak. Tapi memang ada sebagian warga yang mengangkat tanpa mau dibayar sepersen pun,” katanya.
Pantauan media ini, air kini mulai surut dan aktivitas lalu lintas sudah mulai normal kembali. Namun menurut Syukur, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, kemungkinan jalanan akan tergenang kembali, karena di lokasi itu sering terjadi banjir jika hujan deras.
“Intinya para pengguna jalan harus berhati-hati saat melintas. Meskipun sudah surut, tapi bisa saja terjadi lagi, karena di lokasi tersebut rentan banjir. Basudara yang mau lewat harus hati-hati apalagi di waktu malam,” pungkasnya. (**)






































































Discussion about this post