DPD IPPMAP Maluku Ultimatum Penegakan Hukum, Desak Kapolda Copot Kapolresta dan Kapolsek Pulau Haruku

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:10 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku— Dewan Pengurus Daerah Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Pelauw (DPD IPPMAP) Provinsi Maluku mendesak Kapolda Maluku mengambil tindakan tegas terkait mandeknya penanganan kasus pemukulan terhadap salah satu warga lanjut usia Desa Pelauw pada 3 November 2025 di Pelabuhan Speedboat Waeriane, Desa Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

Ketua DPD IPPMAP Moslam Latuconsina, Selasa (02/12) di Ambon, menilai proses hukum terhadap pelaku kekerasan hingga kini tidak menunjukkan perkembangan signifikan meski sudah berjalan satu bulan.

Situasi tersebut disebut menimbulkan ketidakpastian, mempengaruhi mobilitas masyarakat di kawasan dua negeri bertetangga, sementara pihak korban secara tegas meminta pelaku ditahan.

Baca Juga :  Deteksi Dini dan Cegah Dini Jelang Pilkada, KesbangPol Maluku Akan Gelar ATGH di SBB

Ketua DPD IPPMAP Maluku melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa pihaknya memberikan tenggat waktu 2×24 jam kepada Kapolresta dan Kapolsek Pulau Haruku untuk melakukan penahanan terhadap terduga pelaku dan memproses perkara sesuai hukum yang berlaku.

“Jika dalam waktu 2×24 jam tidak ada langkah tegas, kami meminta Kapolda Maluku mencopot Kapolresta dan Kapolsek Pulau Haruku dari jabatannya karena kami anggap tidak berani dan tidak tegas dalam penyelesaian perkara,” tegas Latuconisna.

Baca Juga :  Gubernur Maluku : PAD Tumbuh Optimal, Ruang Fiskal Tercukupi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Organisasi tersebut juga menyatakan siap mengerahkan massa dalam aksi demonstrasi di Mapolda Maluku apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.

Pihaknya menegaskan desakan ini bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan memastikan perlindungan masyarakat dan penegakan hukum berjalan tanpa diskriminasi.

“Kami berharap langkah cepat kepolisian dapat meredakan eskalasi dan menjaga hubungan harmonis antarwarga di Kecamatan Pulau Haruku,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru