Kadis Kominfo Ambon Respon Surat Terbuka Doktor Ferad Puturuhu Soal Genangan dan Drainase Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 01:41 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Surat terbuka yang disampaikan Doktor Ferad Puturuhu melalui akun Facebook pribadinya, mengenai persoalan genangan air dan penataan drainase Kota Ambon mendapat respons langsung Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Pemerintah Kota Ambon Ronald H Lekransy.

Surat terbuka dari akademisi sekaligus pemerhati pembangunan kota itu, menyoroti penanganan kawasan rawan genangan seperti Ay. Patty, Sam Ratulangi dan sejumlah titik lain, serta menandai beberapa pihak termasuk Kepala Dinas Kominfo dan Persandian.

Terpantau, pada Sabtu (06/12/2025) pagi, surat terbuka itu ramai dibagikan dan diperbincangkan warganet. Sejumlah pemangku kepentingan turut merespons karena pokok pikiran teknis yang disampaikan dinilai relevan dengan kondisi faktual penanganan drainase dan banjir di Kota Ambon.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Pemerintah Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ferad Puturuhu terhadap isu strategis perkotaan.

Dalam komentar langsung, Ia menegaskan, pemerintah kota terbuka terhadap kritik dan gagasan yang bersifat konstruktif untuk penyelesaian masalah kota.

“Selamat pagi Pak Doktor Ferad Puturuhu, terima kasih banyak selalu menjadi bagian dari Pemerintah Kota Ambon menjawab isu–isu strategis kota ini. Secara pribadi apresiasi untuk Pak Doktor dan bapa/ibu semua yang selalu menunjukkan kepedulian dan mau berjalan bersama Pemerintah,” ujar Lekransy.

Baca Juga :  SBB Dapat Jatah Dua Wilayah, Merah Maron Saka Mese Nusa Apresiasi Peningkatan Jam Nyala Listrik

Ia mengakui bahwa pemerintah sejalan dengan sejumlah gagasan teknis yang disampaikan Puturuhu dalam surat terbuka tersebut.

“Pada prinsipnya beta setuju dengan beberapa poin pikiran Pak Doktor untuk menyelesaikan masalah genangan di Ay. Patti, Sam Ratulangi dan titik lain saat hujan dengan intensitas sedang–lebat. Karena itu memberikan rasa tidak aman dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Lekransy menjelaskan bahwa penanganan drainase dan kondisi penampang sungai telah menjadi bagian dari langkah mitigasi yang terus dilakukan pemerintah.

“Langkah mitigasi terhadap penanganan drainase dan kondisi penampang sungai (DAS) adalah langkah jangka pendek dan jangka menengah yang Pemerintah Kota terus upayakan. Karena ini soal kewenangan dan butuh partisipasi semua pihak,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Wali Kota Ambon secara konsisten memastikan upaya penyelesaian terus berjalan.

“Dalam banyak kesempatan Pa Walikota sudah menjelaskan bahwa Pemerintah Kota tidak tinggal diam, dan sedang terus berupaya memberikan solusi. Termasuk langkah–langkah mitigasi penyelesaian sampah dan sedimentasi pada drainase trotoar, gorong–gorong. Dan masyarakat bisa melihat upaya Pemkot secara massif melalui gerakan bersih sampah, dan upaya rutin/berkala oleh Dinas PUPR, DLHP. Mungkin Pa Doktor berkenan mahasiswa UNPATI bisa sama–sama Pemkot bisa buat gerakan bersih sampah,” ujarnya.

Baca Juga :  Reza Bahawerez dan Husein Tuharea Ambil Alih Kepemimpinan PPP Maluku

Terkait penyempurnaan infrastruktur, Lekransy menegaskan perlunya hitungan teknis yang tepat.

“Sedangkan upaya perbaikan infrastruktur (drainase trotoar, gorong–gorong) sedianya perlu dilakukan analisa kelayakan, melalui perhitungan yang tepat; sehingga langkah ini adalah langkah yang efektif. Karena harus diukur intensitas hujan kurun waktu tertentu, luas daerah pengaliran, koefisien pengaliran, termasuk dimensi saluran yang mempengaruhi kapasitasnya. Kalau ini beta yakin pasti Pak Doktor dan teman–teman akademisi lebih tahu,” ujarnya.

Ia juga menyinggung persoalan daerah aliran sungai sebagai faktor pemicu banjir.

“Selain solusi terhadap drainase trotoar, gorong–gorong, Pak Doktor masalah Daerah Aliran Sungai (DAS) juga masalah kita hari ini, dan Pa Walikota dan OPD teknis (PUPR) selalu koordinasikan dengan Balai Jalan dan Balai Wilayah Sungai karena ini soal kewenangan,” jelasnya.

Lekransy berharap penyelesaian teknis berbasis penelitian dapat terus berkembang.

“Solusi ini penting karena sampah dan sedimentasi memenuhi sungai juga bisa dampaknya meluap menjadi air permukaan. Padahal katong berharap bahwa dengan penampang sungainya bersih maka tidak terjadi overflow, dimana DAS tetap memiliki kapasitas menampung debit banjir,” tuturnya.

Ia mengakhiri tanggapannya dengan ajakan kolaboratif.

“Dangke Pa Doktor. Ada waktu katong bisa diskusi ya, katong berharap riset–riset teman–teman akademisi bisa menjadi solusi dalam menjawab apa saja isu–isu strategis di kota ini. #BETA PAR AMBON #AMBON PAR SAMUA,” tutupnya. ***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru