Kapal Rusak Terbengkalai di Poka Ancam Ekosistem Teluk Ambon, Pemerintah Didesak Ambil Sikap

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 11:47 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Keberadaan sejumlah kapal rusak yang terbengkalai di kawasan pesisir Poka, Teluk Ambon, menuai sorotan dari Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI) Pusat, Sabtu (11/04).

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran laut serta mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir.

Sekretaris Jenderal HIMAPIKANI Pusat, Handiwin Tuheitu, menyatakan bahwa kapal-kapal yang tidak ditangani secara serius dapat menjadi sumber kerusakan lingkungan.

Material kapal yang telah lapuk, seperti sisa bahan bakar, oli, hingga kandungan logam berat, berisiko mencemari perairan dan merusak habitat biota laut di Teluk Ambon.

“Ini bukan sekadar persoalan aset terbengkalai, tetapi ancaman nyata terhadap keberlanjutan ekosistem laut. Jika terus dibiarkan, dampaknya akan sangat serius bagi biota laut dan nelayan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya langkah konkret dari Pemerintah Kota Ambon dalam menangani persoalan tersebut.

Menurutnya, sebagai pemangku wilayah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga kawasan pesisir dari potensi kerusakan lingkungan.

Selain itu, instansi teknis seperti Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku dinilai belum menunjukkan respons yang optimal dan terukur terhadap persoalan kapal rusak tersebut.

HIMAPIKANI Pusat menilai pembiaran ini mencerminkan lemahnya komitmen dalam pengelolaan sumber daya laut, terutama di wilayah kepulauan seperti Ambon yang sangat bergantung pada sektor perikanan.

Handiwin menegaskan bahwa dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat ekologis, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi.

Nelayan sebagai kelompok paling terdampak berpotensi mengalami penurunan hasil tangkapan akibat rusaknya habitat ikan.

“Kami mendesak pemerintah dan seluruh instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret, mulai dari pendataan kapal, proses evakuasi, hingga pemulihan ekosistem laut di kawasan Poka. Jangan sampai ini menjadi bom waktu krisis lingkungan di Teluk Ambon,” tegasnya.

HIMAPIKANI Pusat juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal isu ini agar tidak terabaikan, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih berpihak pada keberlanjutan sumber daya laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru