IMM SBB Kecam Dugaan Tindakan Represif Oknum Polsek Kairatu terhadap Warga Sipil

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:44 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Seram Bagian Barat (PC IMM SBB) mengecam dugaan tindakan represif yang dilakukan oknum anggota Polsek Kairatu terhadap warga sipil, sebagaimana terekam dalam video yang viral di media sosial.

Melalui Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik, PC IMM SBB menilai tindakan aparat dalam video tersebut tidak mencerminkan profesionalisme aparat penegak hukum. Dalam rekaman itu, terlihat adanya ketegangan antara aparat kepolisian dan masyarakat yang datang ke kantor polisi untuk menanyakan perkembangan penanganan sebuah kasus.

Kabid Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik PC IMM SBB menyatakan masyarakat datang untuk mencari kepastian hukum, bukan untuk mendapatkan perlakuan intimidatif.

“Kami sangat menyayangkan aksi represif yang terekam dalam video tersebut. Masyarakat datang ke kantor polisi untuk mencari keadilan dan kepastian hukum atas sebuah kasus, bukan untuk mendapatkan perlakuan kasar atau dikejar-kejar seolah mereka pelaku kejahatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media, Jumat.

Menurut IMM, tindakan tersebut berpotensi mencederai citra institusi kepolisian sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat. Mereka menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi terkait perkembangan perkara, termasuk Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum yang berlaku.

PC IMM SBB juga menyoroti pentingnya pendekatan persuasif dalam pelayanan publik di lingkungan kepolisian. Sikap emosional aparat dinilai dapat menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum, khususnya di wilayah hukum Polres Seram Bagian Barat.

“Kantor polisi adalah rumah publik. Jika masyarakat bertanya soal perkembangan kasus, itu tandanya mereka masih menaruh harapan pada institusi Polri. Namun, jika disambut dengan arogansi, maka kepercayaan publik bisa merosot,” lanjutnya.

Atas insiden tersebut, PC IMM SBB menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Kapolres Seram Bagian Barat untuk mengevaluasi kinerja Kapolsek Kairatu beserta anggota yang terlibat dalam video viral tersebut.

Baca Juga :  Aksi Mafindo Maluku Perkuat Lansia di Ambon Terpapar Hoax Jelang Pilkada

Selain itu, IMM meminta Propam Polres Seram Bagian Barat melakukan pemeriksaan internal terkait dugaan pelanggaran kode etik profesi dalam penanganan warga sipil.

IMM juga mendorong institusi kepolisian untuk lebih mengedepankan pendekatan humanis dan restorative justice dalam melayani masyarakat, sejalan dengan semangat Polri Presisi.

“ Kepolisian harus menjadi ruang aman bagi pencari keadilan, bukan justru menjadi tempat yang mengintimidasi rakyat kecil,” tegasnya.

PC IMM SBB menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada klarifikasi resmi dan langkah tegas dari pimpinan kepolisian setempat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di Kabupaten Seram Bagian Barat.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon
BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:56 WIT

Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore

Rabu, 4 November 2026 - 06:55 WIT

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Berita Terbaru