Ambon, Maluku – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi meluncurkan program “Walikota Jumpa Rakyat” (Wajar) sebagai bentuk komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat dan menindaklanjuti berbagai persoalan kota secara langsung, Jumat (14/03).
Program ini akan berlangsung setiap Jumat pagi di Balai Kota Ambon, di mana Walikota Bodewin Wattimena dan Wakil Walikota Ely Toisuta siap mendengar serta mencari solusi bagi keluhan warga.
Pada edisi perdana, ratusan warga Ambon hadir dan menyampaikan beragam persoalan, mulai dari akses air bersih, infrastruktur jalan, pengelolaan sampah, hingga permasalahan perizinan dan pungutan liar.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki, dan Pemkot Ambon berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aduan dengan serius.
Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi atas kehadiran warga dalam program ini. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat membuktikan kepedulian mereka terhadap lingkungan dan kemajuan kota.
Ia menegaskan bahwa setiap persoalan yang disampaikan akan dicari solusinya secara langsung oleh pemerintah.
Sementara Wakil Walikota Ely Toisuta menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari janji politik pasangan “Beta Par Ambon”.
Ia menekankan bahwa keterlibatan warga sangat penting dalam menciptakan perubahan positif di Ambon.
Ia juga menginstruksikan camat dan lurah untuk menggelar kegiatan serupa di tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga masyarakat tidak perlu selalu datang ke Balai Kota untuk menyampaikan keluhan mereka. Dengan demikian, berbagai persoalan bisa diselesaikan lebih cepat di tingkat yang lebih rendah.
Namun, jika masih ada masalah yang belum terselesaikan di tingkat desa atau negeri, masyarakat tetap bisa menyampaikannya langsung kepada Walikota dan Wakil Walikota dalam program ini.
Pemkot Ambon berharap, melalui “Walikota Jumpa Rakyat”, warga tidak hanya merasa didengar, tetapi juga mendapatkan solusi nyata atas permasalahan mereka.
Program ini diharapkan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan sebagai langkah nyata dalam membangun Ambon yang lebih transparan, responsif, dan sejahtera bagi seluruh warganya. ***







































































Discussion about this post