Utak Atik Jabatan yang Berbauh Prematur dan Inkonstitusional di Kabupaten SBB

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 02:16 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penjabat Bupati Seram Bagian Barat Dr. Achmad Jais Ely, ST., MSi., memimpin apel bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN).***

Penjabat Bupati Seram Bagian Barat Dr. Achmad Jais Ely, ST., MSi., memimpin apel bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN).***

Ambon, Maluku– Makin hari makin kuat Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Dr. Achmad Jais Ely menunjukan coercive power secara terang-terangan.

Hal ini ditunjukan dalam pergeseran sejumlah jabatan structural di tubuh pemerintah bertajuk Saka Mese Nusa yang terendus prematur.

Perihal ditetapkannya sejumlah Plt (Pelaksana Tugas) Pejabat Admnistrator atau Pejabat Struktural Eselon III/b dan III/a  di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara Hukum berpeluang besar, Inkonstitusional. Karena tidak berkesesuaian dengan staatsregelings (Peraturan-peraturan tertulis yang diterbitkan oleh instansi resmi kenegaraan).  

Pasalnya, dalam Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara Nomor 2/SE/VII/2019 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam aspek kepegawaian tertuang beberapa poin penting.

Point-point itu yakni, Pegawai Negeri Sipil yang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, atau Jabatan Pelaksana hanya dapat ditunjuk sebagai Pelaksana Harian atau Pelaksana Tugas dalam Jabatan Pimpinan Tinggi, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas yang sama atau setingkat lebih tinggi di lingkungan unit kerjanya.

Kenyataan didapati tim media ini, Pj Bupati melalui kebijakannya menempatkan sejumlah PNS yang ditunjuk sebagai Plt Pejabat Eselon III/A berstatus sebagai Pejabat Eselon IV. Didapati pula, sejumlah Plt Sekretaris disebar di OPD.

Jika ditelaah secara efektifitas kerja organisasi, tentunya tidak sehat, pada poin nomor lima menyebutkan, kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas pada aspek kepegawaian, dengan penjabaran point per point, : a) melaksanakan tugas sehari-hari pejabat definitif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Artinya jika sejumlah Plt pada beberapa OPD  yang tidak ditunjuk dari OPD yang mengalami kekososngan sekretaris namun ditunjuk dari Pejabat Eselon III/b dari OPD yang lain, tentunya mempengaruhi tugas sehari-hari sebagai pejabat defenitif, karena rentang kendali / jarak satu OPD dan OPD yang lain terpaut jauh dan tidak terpusat.

Baca Juga :  Pengembalian Batas Lahan di Jantung Kota Ambon Batal, Sengketa Sertifikat Bos Diper di Jalan Jenderal Sudirman

Disadari sungguh, pengisian Jabatan Plt dinilai cukup baik karena kebutuhan organisasi namun harusnya mempertimbangkan tugas tugas pokok seorang Plt.

Dalam artian, dianggap sesuatu yang tentunya urgent atau mendesak demi terlaksananya tata kelola pemerintahan yang baik.

Harusnya penunjukan Plt Pejabat eselon III/a mestinya dari OPD dimaksud bukan dari OPD yang lain sementara, sumber daya manusia di OPD tersebut masih cukup melimpah.*** Tim

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT