Bula, Trendingmaluku.com — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Ika Fachri Alkatiri bersama sejumlah pengurus mengunjungi lokasi kebakaran di jalan M. S. Padede, Kota Bula pada Sabtu (14/06/2025).
Dalam kunjungan tersebut, TP-PKK SBT menyerahkan paket bantuan berupa makanan kepada para korban kebakaran.
Ketua TP-PKK SBT Ika Fachri Alkatiri dalam sela-sela kunjungan itu menyampaikan turut berduka cita atas musibah kebakaran yang melanda sejumlah bangunan toko, rumah dan kendaraan beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu juga, dia memberikan penguatan kepada para korban untuk tetap tegar menghadapi musibah ini.
“Saya turut berduka cita atas musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Bapak/ibu tetap sabar menghadapinya,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris TP-PKK SBT, Sitti R. Meutia Manaban ikut memberikan penguatan kepada para korban kebakaran.
Manaban mengungkapkan, saat kejadian naas itu terjadi, Ketua TP-PKK SBT, Ika Fachri Alkatiri tidak berada di Kota Bula, sehingga saat tiba di Kota Bula pada pagi tadi, Ketua TP-PKK SBT, Ika Fachri Alkatiri meminta jajaran pengurus untuk mengunjungi korban kebakaran dan memberikan bantuan kepada mereka.
“Memang saat kejadian, ibu tidak berada di tempat. Tadi baru tiba sekitar jam 5 pagi, kemudian beliau mengarahkan kami untuk segera meninjau lokasi musibah kebakaran. Walaupun beliau masih cape tadi, beliau masih sempat hadir di sini,” ungkapnya.
Pihaknya mengatakan, bantuan yang diberikan ini nilainya tidak sebanding dengan kerugian yang ditimbulkan dari musibah kebakaran beberapa waktu lalu yang menghanguskan sejumlah unit toko, rumah warga dan kendaraan.
Meski demikian, dia berujar, kehadiran Ketua TP-PKK SBT bersama para pengurus ini merupakan bentuk kepedulian kepada para korban kebakaran.
“Mungkin yang beliau lakukan hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap ibu-ibu. Jadi bantuan ini tidak seberapa ibu-ibu, ini tidak ada nilainya dengan musibah yang terjadi kemarin,” katanya.
Dia meminta kepada para korban kebakaran untuk tetap tegar menghadapi dengan menganggap musibah ini adalah cara Allah untuk memilih orang-orang yang bisa diuji.
“Anggaplah musibah itu Allah memilih orang-orang yang bisa diuji, yang memiliki kekuatan dengan musibah yang kemarin. Semoga musibah ini diambil hikmahnya,” tutupnya. ***






































































Discussion about this post