Ambon, Maluku — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berintegritas melalui pemberian penghargaan kepada Pegawai Teladan periode Juni 2025.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Fauzan Pellu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, dan kinerja luar biasa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Penyerahan penghargaan ini dilakukan dalam rangkaian apel pagi yang dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Rutan Ambon.
Acara ini juga menjadi bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan Rutan Ambon sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun semangat kerja yang lebih tinggi di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Ambon, Ferdika Canra, dengan tulus menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat secara langsung kepada Fauzan Pellu. Ia menekankan bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras yang patut menjadi inspirasi dan contoh bagi seluruh pegawai lainnya.
“Prestasi ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan konsistensi. Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan untuk terus memberikan yang terbaik. Kita semua memiliki peran penting dalam menciptakan layanan pemasyarakatan yang profesional dan humanis,” ujar Ferdika.
Ferdika juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak terlepas dari penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang konsisten, kerja tim yang solid, serta komitmen yang tinggi terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
Sementara itu, Fauzan Pellu, penerima penghargaan, mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur atas penghargaan yang diterima.
Ia menyatakan bahwa penghargaan tersebut semakin memotivasinya untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik dalam setiap tugas yang diembannya.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh tim yang selalu mendukung saya. Semoga ini bisa menjadi semangat baru bagi kita semua untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan Rutan Ambon,” ucap Fauzan.***







































































Discussion about this post