KNPI Maluku Kritik Keras Kepemimpinan Gubernur Hendrik, Elitis Tertutup dan Gagal Prioritaskan Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 10:18 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, 25 Juni 2025 — Kepemimpinan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, kritik datang dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku yang menilai kepemimpinan sang gubernur telah melenceng jauh dari aspirasi rakyat dan nilai-nilai partisipatif dalam pemerintahan daerah.

Wakil Ketua Bidang Potensi Pemuda DPD KNPI Maluku, Sadam Bugis, menyatakan bahwa ketimpangan pembangunan dan lemahnya komunikasi publik menjadi cermin dari pola kepemimpinan yang gagal membaca kebutuhan masyarakat.

“Saat rakyat di daerah-daerah terpencil masih berjuang dengan minimnya akses pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar, gubernur malah sibuk membangun rumah dinas mewah. Ini bukan soal estetika, tapi soal etika dalam mengelola anggaran dan menetapkan skala prioritas,” tegas Sadam saat ditemui di Ambon, Rabu (25/6).

Menurut Sadam, keputusan membangun fasilitas mewah di tengah keterbatasan anggaran dan krisis sosial yang masih melanda sebagian besar wilayah Maluku menunjukkan kepemimpinan yang tidak berpijak pada realitas masyarakat.

“Pejabat publik semestinya hadir sebagai pelayan rakyat, bukan sebagai elite yang memisahkan diri dari persoalan rakyat. Pertanyaan mendasar hari ini bukan soal di mana tamu gubernur menginap, tapi bagaimana rakyat bisa makan, sekolah, dan mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” lanjutnya.

KNPI Maluku juga menyoroti sikap gubernur yang kerap menuntut solusi dari publik, namun enggan membuka ruang dialog dan partisipasi yang inklusif.

“Kami dari KNPI pernah menyurati secara resmi untuk berdiskusi. Tak ada respons. Dalam forum-forum strategis seperti Musrenbang dan RPJMD pun kami tidak dilibatkan. Tapi di luar itu, gubernur menuntut anak muda untuk memberi solusi. Ini kontradiktif dan tidak jujur,” ungkap Sadam.

Ia mengingatkan bahwa ruang dialog sejatinya telah disediakan dalam berbagai forum resmi pemerintahan, namun jika ruang-ruang itu tertutup, maka kritik publik adalah bentuk kepedulian yang tersisa.

“Jangan sampai kepala daerah hanya ingin mendengar pujian. Kalau menghindari kritik, lalu untuk apa menjabat? Kepemimpinan bukan soal panggung, tapi soal komitmen,” tambahnya.

Lebih jauh, Sadam menilai gaya komunikasi publik Gubernur Lewerissa tidak mencerminkan sikap negarawan. Ia menyinggung pernyataan kontroversial gubernur yang pernah menyebut kritik publik sebagai “anjing menggonggong, kafila berlalu.”

“Ini bukan bahasa seorang pemimpin daerah. Kita butuh kepala daerah yang merangkul rakyat, bukan merendahkan suara mereka. Jangan heran jika publik mulai kehilangan rasa hormat,” tegasnya.

Sadam juga mengkritik pencitraan berlebihan yang kerap ditampilkan gubernur dalam forum publik.

“Gaya komunikasinya cenderung defensif dan dramatis, penuh pengelakan, bukan solusi. Banyak yang menyebutnya lebih cocok jadi aktor Bollywood ketimbang kepala daerah, dan itu bukan tanpa alasan,” sindirnya.

Sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki mandat moral untuk mengawal demokrasi dan pembangunan, KNPI Maluku mendesak Gubernur Hendrik Lewerissa untuk mengevaluasi secara serius arah kepemimpinannya.

“Kami tidak anti pemerintah. Tapi kami anti pada kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Gubernur harus buka ruang partisipasi, hentikan gaya elitis, dan hadir secara nyata untuk menyelesaikan persoalan masyarakat,” tutup Sadam.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Lermatan Ridolof Kelbulan Gebrak KNPI Tanimbar, “Ketua Asbun, Malu Seluruh Pemuda!”
Kapolres SBB Perkuat Sinergi Kamtibmas Lewat Jumat Keliling di Amalatu
KNPI Tanimbar: Kembalikan Blok Masela ke Offshore, Hentikan Polemik Lermatang
Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu
Babinsa di SBT dan KKT Perkuat Kepedulian Sosial serta Dorong Generasi Muda Jadi Prajurit TNI
Tuntas Pembangunan Jembatan, Masyarakat Minta Pangdam Resmikan
Sengketa Lahan Blok Masela Berlarut, Masyuri Usulkan Kisar, Malra atau Offshore
BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud dan Korupsi dalam Penyaluran Kredit di Ambon

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:08 WIT

Pemuda Lermatan Ridolof Kelbulan Gebrak KNPI Tanimbar, “Ketua Asbun, Malu Seluruh Pemuda!”

Jumat, 6 November 2026 - 09:58 WIT

Kapolres SBB Perkuat Sinergi Kamtibmas Lewat Jumat Keliling di Amalatu

Kamis, 5 November 2026 - 05:48 WIT

KNPI Tanimbar: Kembalikan Blok Masela ke Offshore, Hentikan Polemik Lermatang

Kamis, 5 November 2026 - 04:58 WIT

Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu

Kamis, 5 November 2026 - 02:48 WIT

Tuntas Pembangunan Jembatan, Masyarakat Minta Pangdam Resmikan

Berita Terbaru

Trend Maluku

Bupati SBT Teken MoU Investasi Sagu di Forum Bisnis Sagu

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:58 WIT