Ambon, Maluku— Suasana politik di Maluku mulai memanas, seiring langkah serius yang diambil Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maluku dalam mempersiapkan diri menuju Kongres Nasional PSI yang akan digelar 19 Juli 2025 di Solo.
Lewat Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), DPW PSI Maluku tak sekadar konsolidasi, tetapi juga unjuk kesiapan untuk jadi kekuatan strategis PSI di kawasan timur Indonesia.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPW PSI Maluku, Zamroni Vanath, bersama Sekretaris Wilayah Muhammad Anshari, Rakorwil ini dihadiri jajaran lengkap pengurus wilayah dan perwakilan DPD dari 11 kabupaten/kota.
Dalam forum tersebut, PSI Maluku memastikan seluruh struktur partai siap menghadapi dinamika politik nasional maupun lokal.
“Kami ingin Maluku hadir dan diperhitungkan dalam setiap keputusan besar partai,” tegas Zamroni. Ia menyebut, Kongres mendatang tak sekadar ajang rutin, tapi momentum krusial dengan agenda besar seperti revisi AD/ART dan pergantian logo PSI.
Lebih dari itu, PSI Maluku menunjukkan posisi politiknya dengan terang: dukungan penuh terhadap Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath.
Menurut Zamroni, PSI akan berdiri di garis depan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas daerah.
“PSI bukan hanya partai oposisi atau pendukung di atas kertas. Kami ingin aktif, konkret, dan hadir di tengah masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah provinsi,” katanya penuh semangat.
Sementara itu, proses pemilihan Ketua Umum PSI yang tengah berlangsung secara demokratis dengan sistem “one man one vote” juga menjadi sorotan penting.
DPW PSI Maluku secara terbuka menyatakan dukungan kepada Kaesang Pangarep, yang saat ini masuk dalam tiga besar kandidat bersama Ronaldo Sinaga dan Agus Mulyono Herlambang.
“Kaesang adalah simbol semangat baru. Kami percaya dia bisa membawa angin segar, memperkuat konsolidasi nasional, dan membawa PSI tembus ke Senayan pada Pemilu 2029,” ujar Zamroni, optimistis.
Ia menambahkan, PSI Maluku tak ingin hanya jadi penonton dalam peta politik nasional. Komitmen mereka adalah terus bergerak, bekerja, dan berkontribusi nyata untuk rakyat Maluku.
“Ini bukan sekadar ambisi politik. Ini adalah tanggung jawab moral kami sebagai partai yang mengusung perubahan. Kami ingin Maluku jadi provinsi yang sejahtera, kompetitif, dan punya suara kuat di level nasional,” tutupnya penuh keyakinan. ***







































































Discussion about this post