Ambon, Maluku– Untuk pertama kalinya, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Ambon melalui Badan Pengurus Cabang (BPC) akan menyelenggarakan Expo De HIPMI Manise 2025, sebuah pameran yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi, khususnya di kalangan pemuda dan pelaku UMKM lokal.
Expo ini akan digelar pada 30 Agustus 2025 di Patimura Park, Kota Ambon, dan diharapkan menjadi katalis bagi kebangkitan semangat kewirausahaan di kota yang dikenal dengan sebutan “Manise” ini.
Ketua Panitia, Josep Tethool, menegaskan bahwa Expo De HIPMI Manise bukan sekadar ajang pameran, tetapi merupakan gerakan kolektif untuk menumbuhkan ekosistem bisnis yang kuat dan inklusif di Ambon.
> “Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak muda Ambon bisa menjadi motor penggerak ekonomi. Expo ini adalah panggung bagi mereka untuk tampil, berkembang, dan membuktikan kemampuan,” tegas Tethool.
Rangkaian kegiatan akan dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, serta menghadirkan sejumlah tamu penting dari pemerintah, institusi keuangan, akademisi, dan pelaku usaha.
Hingga awal Agustus, tercatat sudah 130 pelaku UMKM yang mendaftar untuk berpartisipasi. Panitia membuka kesempatan pendaftaran hingga 23 Agustus 2025, dengan proyeksi jumlah peserta terus bertambah.
Selain UMKM, berbagai pihak juga akan turut meramaikan expo, seperti:
- Perbankan dan asuransi,
- Kampus dan institusi pendidikan,
- Dinas-dinas pemerintah kota,
- Dan komunitas bisnis serta kewirausahaan.
Expo De HIPMI Manise 2025 akan menampilkan serangkaian kegiatan inspiratif dan edukatif, antara lain:
- Zumba pagi untuk membuka semangat hari,
- Pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Ambon,
- Layanan pembuatan NIB dan legalitas usaha oleh DPMPTSP,
- Workshop dan talkshow dengan narasumber dari kalangan perbankan, pengusaha muda berprestasi, dan pemerintah,
- Wahana permainan anak, lomba goyang kreasi lagu timur, serta
- Panggung hiburan dan pesta kembang api sebagai penutup malam.
Melalui Expo ini, HIPMI Ambon ingin mempertegas perannya sebagai katalisator ekonomi daerah, sekaligus menumbuhkan keyakinan bahwa masa depan Ambon ada di tangan generasi muda yang berani, kreatif, dan mandiri.***







































































Discussion about this post