Ambom, Maluku— Tokoh Pemuda Seram Bagian Barat (SBB) sekaligus Fungsionaris DPD KNPI Maluku, Mario J. Kakisina, MH, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah DPD KNPI Maluku yang dipimpin Faisal Syarief Hayoto.
KNPI Maluku dinilai berhasil memfasilitasi Pemerintah Kabupaten SBB dalam audiensi bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) RI, yang turut dihadiri jajaran Dirjen BP Taskin.
Menurut Mario, pertemuan tersebut menjadi momentum penting mengingat SBB yang dikenal sebagai Saka Messe Nusa memiliki kekayaan sumber daya alam darat dan laut yang melimpah, namun masih menghadapi angka kemiskinan cukup tinggi, yakni 22,3% dengan 3% di antaranya kategori kemiskinan ekstrem.
“Bayangkan, listrik di SBB belum menyala 24 jam, hanya bergilir pagi dan siang. Infrastruktur dasar juga sangat minim. Padahal, jika dikelola dengan baik, SBB bisa menjadi daerah yang sejahtera,” ungkap Mario.
Dalam audiensi, sejumlah program strategis ditawarkan untuk tahap awal pengentasan kemiskinan, antara lain pembangunan MCK, penyediaan internet gratis, akses air bersih, panel surya, hingga pembangunan infrastruktur jalan.
Mario menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Inamosol dan Elpaputih, yang hingga kini masih sulit dijangkau.
“Di pedalaman, masyarakat masih harus ditandu hingga 30 km jika sakit. Anak-anak banyak yang hanya tamat SD karena akses pendidikan dan kesehatan terbatas. Hasil pertanian sulit dipasarkan akibat kondisi jalan yang buruk dan biaya transportasi mahal. Hal-hal ini yang harus segera dijawab melalui program BP Taskin bersama Pemda SBB,” jelasnya.
Bupati SBB, Asri Arman, bersama Sekda dan sejumlah OPD, juga telah mengusulkan program prioritas, di antaranya 1.000 paket MCK dari kementerian, pembangunan jalan dan jembatan, serta normalisasi sungai yang akan dikerjakan BP Taskin bekerja sama dengan Kementerian PUPR.
Mario menilai keberhasilan audiensi tersebut tak lepas dari peran aktif KNPI Maluku dalam menjembatani pemerintah daerah dan pemerintah pusat. “Ini langkah luar biasa. Saya sebagai putra SBB bangga, karena ini membuka jalan perubahan menuju kesejahteraan masyarakat di Pulau Seram,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa KNPI Maluku, di bawah kepemimpinan Faisal Syarief Hayoto bersama Sekretaris Almindes Syauta, tidak hanya fokus pada gagasan, tetapi juga aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya, KNPI Maluku juga memfasilitasi pertemuan serupa dengan Walikota Ambon, Bupati Buru, Bupati Kepulauan Aru, dan Bupati Buru Selatan.
Lebih lanjut, Mario mengungkapkan bahwa sejumlah kepala daerah lain di Maluku juga dijadwalkan bertemu Kepala BP Taskin dalam waktu dekat untuk memperjuangkan program strategis di wilayahnya.
“KNPI tidak punya kepentingan lain selain memperjuangkan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di 11 kabupaten/kota di Maluku. Langkah seperti ini harus kita dukung bersama, karena inilah fungsi kepemudaan yang sesungguhnya—bukan sekadar bicara, melainkan tindakan nyata untuk masyarakat,” pungkas Mario.***







































































Discussion about this post