Program Ngobrol Pintar IAKN Ambon Gandeng PMII UIN AMSA, Retas Sekat Politik Identitas dan Kelas Sosial di Maluku

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 07:04 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku — Suasana intelektual terasa hangat di Hanna Kafe, kawasan kampus UIN AMSA Ambon, Sabtu (8/11/2025). Porgam Ngobrol Pintas (NGOPI) yang digagas Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) menggelar agendanya dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN AMSA.

Agenda dalam bentuk forum diskusi itu mengupas tema “Membedah Politik Identitas dan Dinamika Kelas Sosial di Maluku.”

Program Ngopi merupakan inovasi akademik FISK IAKN Ambon yang dirancang untuk mengasah nalar kritis dan kepekaan sosial mahasiswa lintas kampus.

Tiga narasumber utama hadir memantik percakapan ilmiah, yakni Ketua KPU Seram Bagian Barat Abu Kasilaya, Dosen IAKN Ambon Yamres Pakniani, dan Mabincab PMII Kota Ambon Fais Yahya Marasabess, dengan moderator Muis Pikahulan, Dosen IAKN Ambon.

Kegiatan dibuka oleh Robby Marlissa, Wakil Dekan II FISK IAKN Ambon, yang mewakili dekan fakultas Febby Nancy Patty.

Dalam sambutannya, Marlissa menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kampus sebagai wujud nyata semangat “kampus basudara” di Maluku.

Baca Juga :  Dukung Pengembangan SDM Lokal, BKP-BTR Berikan Pembekalan bagi Peserta Magang MBD”

“Atas nama dekan fakultas, kami menyampaikan apresiasi kepada PMII UIN AMSA atas kerja sama intelektual ini. Diskusi seperti ini menjadi ruang belajar bersama, mempertemukan pemikiran yang beragam, dan menumbuhkan semangat kebersamaan lintas iman serta lintas kampus,” ujar Marlissa.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini perlu dilanjutkan secara berkelanjutan agar mahasiswa terbiasa berpikir kritis dan reflektif terhadap fenomena sosial-politik di Maluku.

“IAKN dan UIN AMSA adalah kampus basudara. Semangat kebersamaan ini harus terus kita rawat sebagai bagian dari tanggung jawab moral civitas akademika terhadap Maluku yang damai dan berkeadilan,” tambahnya.

Sementara itu, Yunus Naga, Ketua Bidang Keorganisasian PMII Komisariat UIN AMSA, menilai tema diskusi sangat relevan dengan kondisi sosial politik Maluku yang kerap diwarnai persoalan identitas dan ketimpangan kelas.

“Diskusi ini penting karena memberi pemahaman kepada mahasiswa tentang bagaimana politik identitas berpengaruh pada kehidupan sosial masyarakat Maluku. Kita harus melampaui sekat primordial dan membangun kesadaran kolektif untuk melihat Maluku secara utuh dan inklusif,” tegasnya.

Baca Juga :  Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Dusun Warau, Desa Luhu SBB

Menurut Yunus, Ngopi bukan sekadar forum akademik, melainkan juga ruang kaderisasi intelektual bagi mahasiswa lintas kampus untuk menumbuhkan kepekaan terhadap isu sosial, politik, dan budaya lokal.

Kegiatan berlangsung hangat dan partisipatif, dihadiri puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Ambon. Turut hadir pula Ketua DPD KNPI Maluku, Arman Kalean, yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya forum diskusi tersebut.

Diskusi mengalir dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis seputar relasi antara politik identitas, distribusi kekuasaan, serta dampaknya terhadap struktur kelas sosial di Maluku.

“Ngobrol Pintar FISK IAKN Ambon kami harapkan menjadi ruang dialog lintas kampus yang konsisten mengangkat tema-tema reflektif dan meneguhkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial di Maluku,” singkat ketua DPD KNPI Arman Kalean saat dimintai tanggapannya.

Kalean akui, Forum Ngopi ini menjadi cermin, dunia kampus di Maluku terus bergerak  menyalakan obor intelektual di tengah kompleksitas sosial. Serta meneguhkan semangat hidup orang basudara dalam bingkai pengetahuan dan kebersamaan.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT