Imbas Surat Rekomendasi Bupati SBB dan DPRD, Warga Palang Jalan Tuntut Kepastian Nasib

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 03:01 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Piru, Maluku– Aksi protes warga kembali mewarnai ruas jalan di wilayah Seram Bagian Barat. Puluhan masyarakat memblokade jalan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan yang dikeluarkan Bupati dan DPRD setempat terkait penundaan aktivitas perusahaan di daerah tersebut.

Ketegangan ini dipicu oleh berlarut-larutnya persoalan agraria yang hingga kini tak kunjung diselesaikan.

Masyarakat, terutama para pekerja yang telah dirumahkan akibat rekomendasi penangguhan tersebut, menuntut pertanggungjawaban dari kepala daerah dan para wakil rakyat.

“Kami menilai Bupati dan DPRD tidak berpihak pada kepentingan rakyat. Akibat keputusan mereka, banyak dari kami kehilangan mata pencaharian,” ujar salah satu perwakilan warga, Sabtu (26/07).

Koordinator Pemerhati Investasi Maluku, Yanto Lemosol, turut menyoroti kondisi ini.

Menurutnya, kebijakan pemerintah daerah yang tidak berpihak pada keberlanjutan investasi sangat berpengaruh buruk terhadap iklim ekonomi lokal.

“Rekomendasi penangguhan yang dikeluarkan Bupati dan DPRD bukan hanya merugikan perusahaan, tetapi juga memukul kehidupan masyarakat, terutama pekerja lokal. Ini menunjukkan lemahnya keberpihakan pemerintah daerah terhadap rakyatnya sendiri,” tegas Yanto.

Baca Juga :  Kadis Indag Maluku Tampil Jujur dalam Evaluasi PAD, KNPI: Selaras Visi Lawamena, Layak Jadi Role Model

Lebih lanjut, ia meminta Gubernur Maluku dan DPRD Provinsi untuk segera turun tangan menyikapi berbagai persoalan di Seram Bagian Barat yang tak kunjung terselesaikan.

“Gubernur dan DPRD Provinsi harus memanggil dan mengevaluasi kinerja Bupati Seram Bagian Barat. Ini bukan hanya tentang investasi, tapi soal kesejahteraan rakyat yang terus dikorbankan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat maupun DPRD terkait tuntutan warga dan desakan evaluasi dari tingkat provinsi.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 05:51 WIT

69 Tahun Masohi: Merawat Semangat Gotong Royong, Meneguhkan Arah Pembangunan Maluku Tengah

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 11:11 WIT

ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub

Berita Terbaru