KNPI Buru Angkat Suara, Tegaskan Nur Soleh Masih Kepala Desa Sah dan Didukung Warga Waegeren

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:15 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Namlea, Maluku— Polemik internal Desa Waegeren, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, kembali mengemuka setelah muncul pertemuan sepihak pada 23 September 2025 di kediaman Tambo Lestari. Pertemuan itu memunculkan penolakan terhadap kepemimpinan Kepala Desa Nur Soleh. Langkah tersebut dinilai tidak prosedural dan berpotensi melemahkan kewenangan kepala desa yang masih sah.

Sekretaris DPD KNPI II Kabupaten Buru, Gadry Fatsey, menilai upaya penolakan itu tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Menurutnya, legitimasi seorang kepala desa hanya bisa diputuskan melalui mekanisme resmi sesuai regulasi yang berlaku.

“KNPI tidak bisa diam ketika ada upaya melemahkan kepala desa dengan cara-cara sepihak. Nur Soleh masih sah sebagai kepala desa, dipilih secara legal, dan tetap mendapat dukungan mayoritas warga Waegeren. Semua pihak harus menahan diri agar tidak memperkeruh suasana,” tegas Gadry Fatsey.

Nada yang sama juga disampaikan Bendahara DPD KNPI II Kabupaten Buru, Abdullah Umar, yang menekankan bahwa kepemimpinan desa tidak boleh diintervensi dengan manuver di luar jalur hukum.

“Segala urusan kepemimpinan desa wajib dijalankan sesuai regulasi. Tidak boleh ada pihak yang seenaknya mengklaim atau mengambil alih kewenangan kepala desa. KNPI Buru berdiri penuh di belakang Nur Soleh,” ujar Abdullah Umar.

Sementara itu, dukungan terhadap Nur Soleh juga datang dari sejumlah tokoh adat. Mereka menolak keras surat pemberitahuan BPD Waegeren No.001.03/IX/2025 yang diterbitkan pada 4 September 2025. Pasalnya, surat tersebut terbit dalam dua versi dengan nomor yang sama sehingga dinilai cacat administratif.

Baca Juga :  Lakukan Tugas Reses, Problem di Maluku adalah Banyak Desa Belum Punya Perneg

Tokoh adat Waegeren, seperti  Zoa Palibus Belen (Kepala Soa Dusun Bialahin), Soa Muhammad Nacikit (Kepala Soa Dusun Migodo), dan Amin Besan (Kepala Adat Dusun Waegapa), bahkan mendesak agar surat tersebut segera dicabut.

“Kami minta surat itu dicabut dalam waktu 1×24 jam. Kalau tidak, maka kami anggap BPD sudah melanggar tatanan adat maupun aturan administrasi desa,” tegas aliansi tokoh adat.

Di sisi lain, baik KNPI maupun tokoh adat mendesak BPD, Camat Lolong Guba, hingga Dinas PMD Kabupaten Buru untuk segera turun tangan melakukan mediasi. Upaya dialog dinilai penting agar polemik tidak melebar menjadi konflik horizontal.

“Jangan sampai persoalan administratif ini berubah menjadi gesekan sosial yang merugikan masyarakat sendiri. Mediasi cepat, transparan, dan adil adalah jalan terbaik,” tutup Gadry Fatsey.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT
Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla
Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses
ICMI Maluku Gelar Maluku Business Forum 2026, Jusuf Kalla Tiba di Ambon Disambut Pangdam Pattimura dan Wagub
Dukungan Menteri untuk Industri Sagu SBT Dipertegas di Forum Rapimnas KADIN
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:21 WIT

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 November 2026 - 05:23 WIT

Pemprov Maluku Dorong 1.713 Lulusan Unpatti Jadi Penggerak Inovasi dan Pembangunan Daerah

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Senin, 2 November 2026 - 02:20 WIT

Pemprov Papar Kondisi Ekonomi Maluku dalam Bisnis Forum ICMI, Harapkan Masukan Jusuf Kalla

Minggu, 1 November 2026 - 14:29 WIT

Danrindam XV/Pattimura Tegaskan Dugaan Penganiayaan Sertu A.H Diproses

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT