Merusak Mobil Polisi, Dua Terdakwa Divonis Penjara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 08:54 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku– Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon menjatuhkan vonis terhadap dua terdakwa kasus perusakan mobil patroli milik Polres Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease.

Kedua terdakwa, Napol Souisa dan Leon Souisa, dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap barang milik orang lain, sebagaimana diatur dalam Pasal 406 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam sidang yang digelar pada Kamis (27/2/2025), Majelis Hakim yang diketuai Wilson Sriver, didampingi dua hakim anggota, menjatuhkan hukuman pidana kepada Napol Souisa selama 1 tahun 6 bulan penjara, sementara Leon Souisa divonis 1 tahun penjara.

Putusan ini sejalan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon, Beatrix Novita Temmar.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Napol Souisa selama 1 tahun 6 bulan penjara, dan terhadap terdakwa Leon Souisa selama 1 tahun penjara,” ujar Hakim Ketua dalam amar putusannya.

Sebelumnya, JPU menuntut kedua terdakwa dengan hukuman serupa, dikurangi masa tahanan yang telah dijalani. Hakim juga memerintahkan agar keduanya tetap berada dalam tahanan.

Baca Juga :  Pj Aruan Gaur SBT Dituntut 6 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi ADD-DD

Kasus ini bermula saat kedua terdakwa merusak satu unit mobil patroli SPKT Polres Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease.

Akibat perbuatan mereka, kaca depan sebelah kanan bawah serta kaca bagian tengah kendaraan mengalami pecah dan retak.

Sebelumnya, Peristiwa tersebut terjadi pada 10 September 2024 sekitar pukul 06.00 WIT di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Setelah dilakukan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil menangkap kedua pelaku di sekitar SMK Negeri 4 Ambon. Atas perbuatannya, keduanya kini harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka di balik jeruji besi.***

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu
Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak
Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot
Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”
Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang
Kasus Kematian Fikram Heluth, Pengacara Keluarga Desak Kapolda Maluku Evaluasi Penyidikan
Karhutla Sebulan Tak Tertangani, Warga Tutup Jalan Trans Seram di Pertigaan Saleman
Polresta Ambon Bantah Tudingan Anak 13 Tahun Dipaksa Tiru Tanda Tangan Tersangka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:48 WIT

Persempit Jalur Peredaran Narkoba, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Razia Gabungan di Pelabuhan Hitu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:00 WIT

Aktivitas Pengolahan Emas Kembali Disorot, Polda Maluku dan Kodam Pattimura Diminta Buka Mata soal Gunung Botak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIT

Oli Palsu Diduga Jadi Mainan, Kasus Pembunuhan Tak Terungkap, PMPI Maluku Desak Kapolres Bursel Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:28 WIT

Rekening Fadel Rumakat Terima Transferan Rp75 Juta, Dugaan Pemerasan di Teluk Ambon; Publik Ingat Kontroversi “100 Ton Narkoba”

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:26 WIT

Surati Kapolda Maluku, Kuasa Hukum Soroti Lambannya Pengungkapan Kematian Fikram Heluth di Kawasan Tambang

Berita Terbaru

Trend Kesehatan

Diseminasi Studi Kelayakan Program Hilirisasi Sagu Kabupaten SBT

Senin, 2 Nov 2026 - 08:21 WIT