Bula, Maluku – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, sebagai momentum merumuskan arah pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan.
Bupati SBT dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT serta mengajak seluruh pihak untuk menjadikan RPJMD sebagai dokumen implementatif, bukan sekadar administratif. “Setiap program yang dirumuskan harus bisa dijalankan, memiliki target yang jelas, indikator terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
RPJMD Kabupaten SBT 2025–2029 memuat visi besar: “Terwujudnya Masyarakat Seram Bagian Timur yang Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berbudi Luhur.” Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah menetapkan delapan program prioritas:
- Pusat Kesehatan Keliling – penguatan fasilitas layanan keliling dan edukasi masyarakat.
- Sehat Bersama Spesialis – layanan dokter spesialis dan penyiapan RSUD Bula sebagai rumah sakit rujukan.
- SBT Pintar – peningkatan fasilitas dan kesempatan belajar bagi guru dan masyarakat desa.
- SBT Terampil – pelatihan berbasis pasar dan sumber daya lokal sesuai kebutuhan pasar.
- SBT Kuat – peningkatan konektivitas infrastruktur ekonomi dan pengolahan potensi sumber daya alam oleh UMKM berkelanjutan.
- SBT Kreatif – pengembangan wisata alam dan ekonomi kreatif melalui revitalisasi BUMD.
- Masyarakat Berbudi Luhur – pembangunan fasilitas, kegiatan keagamaan, dan sosial berbasis nilai keluhuran budi.
- Aparatur Berbudi Luhur – pembinaan aparatur berbasis nilai agama dan budaya menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Selain itu, Bupati juga menetapkan lima proyek strategis daerah yang menjadi fokus pembangunan 2025–2030, yakni:
- Proyek SPAM dan hidran umum Kota Bula serta rencana lainnya.
- Pembangunan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
- Pembangunan kawasan industri East Seram Agroindustrial Park (ESAP).
- Proyek Strategis Nasional hilirisasi sagu SBT.
- Pinjaman daerah untuk penyertaan modal BUMD dalam pembiayaan proyek hilirisasi sagu.
Bupati mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk memberikan masukan konstruktif dan menjaga diskusi yang produktif.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan Seram Bagian Timur yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” ujarnya.***








































































Discussion about this post