Ambon, Maluku — Muhammad Reza Mony (MRM) menilai tradisi adat Pukul Sapu Lidi yang digelar setiap tahun di Negeri Morela dan Mamala, Kabupaten Maluku Tengah, memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus hubungan persaudaraan antarwarga.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan Maluku Tengah itu saat diwawancarai di kediamannya di Desa Morela, Sabtu (28/3/2026), bertepatan dengan 7 Syawal 1446 Hijriah atau tujuh hari setelah Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, tradisi Pukul Sapu Lidi bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan warisan budaya yang sarat nilai sejarah dan semangat perjuangan masyarakat setempat.
“Kegiatan adat tahunan ini dilaksanakan di dua negeri, yakni Morela dan Mamala. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan leluhur,” ujar politisi Fraksi Partai Hanura tersebut.
MRM yang juga Ketum BPD HIPMI Maluku itu menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Ia juga menekankan perlunya dukungan pemerintah daerah dalam upaya pelestarian budaya lokal.
“Kami sebagai generasi muda akan terus berupaya menjaga tradisi ini agar tetap hidup dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar tokoh sejarah Kapitan Telukabesi dapat diusulkan sebagai Pahlawan Nasional, mengingat besarnya peran dalam sejarah yang melatarbelakangi tradisi tersebut.
“Perjuangan Kapitan Telukabesi sudah sangat dikenal. Kami berharap ada dorongan bersama agar beliau dapat ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional,” ungkapnya.
Selain itu, ia menilai tradisi Pukul Sapu Lidi juga menjadi simbol kuat hubungan persaudaraan antara Negeri Morela dan Mamala.
“Tradisi ini mempertegas bahwa hubungan antara Mamala dan Morela adalah seperti adik dan kakak. Meskipun dikemas dengan cara berbeda, pada dasarnya ini adalah adat yang sama,” jelasnya.
MRM turut mengimbau masyarakat serta pengunjung yang hadir untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan tradisi berlangsung.
“Saya berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar acara ini berjalan lancar tanpa hambatan,” tutupnya.***







































































Discussion about this post