Hentikan Kasus, Penyidik Polsek Piru Dinilai Tak Pahami Hukum

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 16:05 WIT

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ambon, Maluku,- Keputusan penyidik Polsek Piru dalam menghentikan penanganan sebuah perkara pidana menuai sorotan dan kritik. Langkah tersebut dinilai mencerminkan kurangnya pemahaman hukum oleh aparat penyidik, sekaligus memunculkan tanda tanya besar terkait profesionalitas dalam menangani laporan masyarakat.

Kasus yang sebelumnya dilaporkan oleh korban terkait dugaan tindak pidana pengancaman, penyerobotan, serta pemalsuan dokumen, disebut-sebut telah berjalan cukup lama tanpa kejelasan. Namun, secara tiba-tiba penyidik mengambil langkah penghentian perkara, yang kemudian memicu keberatan dari pihak pelapor.

Pelapor menilai keputusan tersebut tidak didasarkan pada kajian hukum yang komprehensif. Ia bahkan menyebut, sejumlah alat bukti dan keterangan saksi yang telah diserahkan sebelumnya belum dipertimbangkan secara maksimal dalam proses penyidikan.

Baca Juga :  Tidak Profesional, Penyidik Polsek Piru Bakal Dilaporkan ke Propam Polda Maluku

“Ini bukan sekadar penghentian perkara, tapi menunjukkan bahwa penyidik tidak memahami substansi hukum dari kasus yang dilaporkan. Padahal bukti-bukti sudah kami serahkan,” ungkap Ramli Lulang, pada media ini, Sabtu, (04/04/2026).

Ia menilai bahwa penghentian suatu perkara pidana harus melalui proses gelar perkara yang objektif dan transparan. Jika tidak, maka berpotensi melanggar prinsip-prinsip penegakan hukum yang adil dan akuntabel.

Baca Juga :  Refra Minta Dishub, Bulog dan PLN Maksimalkan Layanan Jelang Idul Fitri

Menurutnya, setiap keputusan penghentian penyidikan seharusnya mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), seperti tidak cukupnya alat bukti atau bukan merupakan tindak pidana. Namun jika alasan tersebut tidak jelas, maka keputusan tersebut patut dipertanyakan.

“Kalau penghentian dilakukan tanpa dasar hukum yang kuat, ini bisa menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di tingkat kepolisian sektor,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihak pelapor berencana membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi dengan melaporkan kinerja penyidik ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk upaya mencari keadilan serta memastikan adanya evaluasi terhadap kinerja aparat di lapangan.*

Follow WhatsApp Channel trendingmaluku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari
BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM
PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan
SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi
Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu
Pelayanan Feri Kacau, Tuhepaly Sentil Gubernur: Tak Mampu Kerja, Jangan Kerja!
54 Atlet Panjat Tebing Ambon Bakal Bersaing Rebut Tiket POPMAL 2027
Yayasan Manumata Rumah Cinta Gandeng RSUD Kota Ambon Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis bagi 150 Warga Lateri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIT

BRI Cabang Ambon Perkuat Sinergi dan Dukung Prestasi Pendidikan pada HUT ke-74 Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIT

BPC HIPMI Ambon dan Kanwil Kemenkum Maluku Bahas Kolaborasi Perlindungan HKI bagi Pelaku UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:02 WIT

PAMA Dukung 17 Program Prioritas Pemkot Ambon, Sangadji: Pemuda Harus Jadi Motor Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:32 WIT

SIKENDALI AMBON Jadi Strategi Baru Pemkot Antisipasi Ancaman Inflasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:44 WIT

Kodam Pattimura Gelar FGD, Pangdam Setop Sementara Pembangunan Waitomu

Berita Terbaru